Hendra Setiawan Bangga Akhirnya Bisa Rebut Thomas Cup 2020

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Indonesia akhirnya berhasil menjadi juara Piala Thomas lagi. Hendra Setiawan dan kawan-kawan menjuarai Thomas Cup 2020 usai mengalahkan China pada partai final pada pekan lalu di Denmark.

Kemenangan 3-0 atas China pada 17 Oktober 2021 lalu mengakhiri dahaga Indonesia yang tak pernah menjuarai Thomas Cup lagi dalam kurun 19 tahun. Terakhir kali Indonesia juara Piala Thomas tahun 2002.

Hendra Setiawan yang juga menjadi Kapten tim Thomas Indonesia mengaku bangga dan senang akhirnya bisa membawa pulang trofi Thomas Cup 2020.

“Momen ini merupakan sejarah juga untuk saya, karena ini kali pertama setelah 19 tahun. Perasaannya senang dan tentunya bangga kepada tim yang juga berjuang untuk bisa membawa pulang piala ini. Apresiasi yang luar biasa juga untuk pelatih tunggal putra dan ganda putra, baik dari strategi dan dukungan kepada para atlet sehingga bisa membawa pulang kemenangan,” ujar Hendra Setiawan dalam keterangan tertulis, Jumat (22/10/2021).

Menurut Hendra yang juga merupakan Brand Ambassador Yuzu Isotonic, kunci kesuksesan dalam menyabet gelar adalah permainan yang solid dan luar biasa oleh para atlet sehingga mampu meningkatkan kepercayaan diri dalam bermain.

Keberhasilan Indonesia juara Piala Thomas 2020 ini sungguh luar biasa. Apalagi Indonesia juga memiliki banyak pemain muda dalam skuat Thomas Cup 2020.

Atlet Muda

Hendra Setiawan dan Greysia Polii jadi kapten Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2020. (Twitter/INABadminton)
Hendra Setiawan dan Greysia Polii jadi kapten Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2020. (Twitter/INABadminton)

Yoppy Rosimin selaku Ketua PB Djarum menyebutkan beberapa nama atlet muda yang baru pertama kali ikut Thomas Cup muncul seperti Daniel Marthin dan Leo Rolly Carnando merupakan bukti bahwa regenerasi yang terjadi dalam bulu tangkis Indonesia berjalan dengan baik sekaligus sebagai motivasi bagi para atlet muda untuk meneruskan tradisi emas Indonesia.

“Dengan adanya pemain-pemain muda kita harapkan bisa lebih fresh dan bisa lebihs emangat dalam menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya. Apalagi masih banyak turnamen yang harus dilewati oleh para pemain, dan kami juga berharap masyarakat Indonesia juga terus mendukung para atlet dalam setiap pertandingan,” ujar Yoppy Rosimin.

Yoppy pun menilai Daniel dan Leo Rolly berhak masuk jajaran Hall of Fame PB Djarum menyusul seniornya Moh. Ahsan, Kevin Sanjaya, Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Debby Susanto, Praveen Jordan, dan Melati Daeva Oktavianti setelah pasangan atlet muda tersebut turut andil dalam memenangkan Thomas Cup.

PB Djarum

PB Djarum sendiri menurunkan lima atlet dalam pertandingan Thomas Cup 2020 ini yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo, Moh. Ahsan, Shesar H. Rhustavito, Leo Rolly Carnando, dan Daniel Marthin. Dari lima atlet tersebut, empat bermain di nomor ganda dan satu di nomor tunggal.

“Bangga sekali tentunya ya, para atlet Thomas Indonesia bisa membawa pulang pialas etelah 19 tahun. Semoga kedepannya bulutangkis Indonesia bisa terus bersinar dan menghasilkan juara-juara baru baik dalam kancah nasional maupun internasional. Selain itu terima kasih untuk para atlet yang sudah berjuang sampai akhir di Denmark Open apapun hasilnya kami tetap mendukung perjuangan para atlet,” ujar Bambang Hartono, selaku Head of Marketing Yuzu Isotonic, yang mensponsori Hendra Setiawan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel