Herman Djuhar, Adik Pendiri Bogasari Meninggal Dunia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kabar duka menyelimuti PT Indofood Sukses Makmur Tbk divisi Bogasari. Wakil Kepala Divisi Bogasari Herman Djuhar tutup usia pada Rabu, 21 Juli 2021.

Hal itu tertuang dalam ucapan duka cita PT Indofood Sukses Makmur Tbk Div.Bogasari. Berikut ucapan tersebut yang dikutip Sabtu, (24/7/2021):

Berita duka cita. Segenap manajemen dan karyawan PT Indofood Sukses Makmur Tbk Div.Bogasari Turut Berduka Cita yang Mendalam atas Wafatnya Bapak Herman Djuhar, Wakil Kepala Divisi Bogasari, Rabu, 21 Juli 2021. Semoga Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisiNya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan ketabahan.

Wakil Kepala Divisi Bogasari Herman Djuhar (Dok: Indofood Sukses Makmur)
Wakil Kepala Divisi Bogasari Herman Djuhar (Dok: Indofood Sukses Makmur)

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Herman Djuhar adalah adik bungsu dari Djuhar Sutanto. Mengutip berbagai sumber, Djuhar Sutanto termasuk dalam anggota kelompok empat atau gang of four yaitu Liem Sioe Liong, Djuhar Sutanto, Ibrahim Risjad dan Sudwikatmono.

Djuhar Sutanto bersama Liem Sie Liong mendirikan grup Salim. Ia mendirikan Indocement dan Indofood sebagai bagian dari grup Salim. Pria kelahiran 1928 ini sebagai pemegang saham utama First Pacific yang berbasis di Hong Kong.Demikian dilansir dari Wikipedia.

Bogasari

Adapun Bogasari memiliki kegiatan usaha memproduksi tepung terigu dan pasta yang didukung unit usaha perkapalan dan kemasan.

Bogasari didirikan pada 19 Mei 1969 sebagai perseroan terbatas Bogasari Flour Mills. Perseroan berfungsi sebagai pengolah yang menggiling gandum menjadi tepung terigu.

Pada 29 November 1971, Bogasari resmi beroperasi sebagai pabrik penggilingan gandum yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Perseroan meluncurkan merek produk perdana antara lain Cakra Kembar, Segitiga Biru, dan Kunci Biru.

Perseroan mendirikan pabrik Bogasari ke-2 yang berlokasi di Tanjung Perak, Surabaya, dan resmi beroperasi pada 10 Juli 1972.Pabrik Bogasari di Surabaya ini untuk memenuhi kebutuhan tepung terigu di Indonesia bagian timur.

Selanjutnya pada 1977 didirikan pabrik pembuatan kantong terigu di Citeureup, Jawa Barat. Kemudian pada 18 Desember 1992, Bogasari mengoperasikan pabrik pasta yang produksi jenis makanan asal Italia dengan merek La Fonte.

Pada 27 April 1999, Bogasari membuka depo pertama di Belawan, Medan dan terus berkembang. Hingga kini sudah memiliki 28 depo yang tersebar di puluhan provinsi Indonesia.

Herman Djuhar menjabat sebagai Wakil Kepala Divisi Bogasari. Sebelumnya beredar pesan di grup whatsapp kabar Herman Djuhar meninggal di Singapura. Saat dikonfirmasi, Asisten Manajer PR Bogasari Rudianto Pangaribuan membenarkan hal tersebut. Herman Djuhar meninggal di Singapura pada 21 Juli 2021. Rudianto menuturkan, Herman Djuhar adalah adik bungsu dari Djuhar Sutanto.

"Benar ada pimpinan Bogasari tetapi meninggal bukan hari ini (Kamis, 22 Juli-red) tapi kemarin (Rabu-red). Di Bogasari tidak ada jabatan presiden direktur dan direktur," ujar Rudianto saat dihubungi Liputan6.com, Kamis 22 Juli 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel