Hermina targetkan miliki 44 rumah sakit pada akhir 2021

·Bacaan 2 menit

Emiten rumah sakit PT Medikaloka Hermina Tbk (Hermina) menargetkan untuk memiliki sebanyak 44 rumah sakit pada akhir 2021 guna menunjang kinerja perseroan yang positif meski di tengah pandemi.

"Dalam hal pengembangan bisnis, Hermina baru-baru ini telah membuka rumah sakit Hermina ke-42 di Cibitung, Bekasi. Hermina juga sedang menjalankan pembangunan rumah sakit di Cilegon, Banten, dan Soreang, Jawa Barat. Hermina diperkirakan akan memiliki 44 rumah sakit dan 5.400 tempat tidur pada akhir tahun 2021," kata Direktur Utama Hermina Hasmoro melalui keterangan di Jakarta, Rabu.

Hermina mencatatkan pendapatan bersih sepanjang 2020 lalu sebesar Rp4,42 triliun, serta laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar Rp1,39 triliun.

Selain itu laba setelah pajak dan kepentingan non-pengendali (PATMI) mencapai Rp473,2 miliar, naik 85,31 persen dari Rp255,36 miliar.

Baca juga: Hermina go public lepas 11,8 persen saham

Hermina juga mengakhiri 2020 dengan posisi likuiditas yang baik dengan total kas sebesar Rp985,7 miliar, meningkat dari Rp593,3 miliar pada 2019. Neraca perusahaan berada pada posisi yang sehat dengan rasio hutang bersih terhadap EBITDA sebesar 0,4 kali.

Pencapaian penting lainnya pada 2020 adalah penerbitan obligasi perdana Hermina di September 2020 dengan rating AA-, yang bertujuan untuk memperkuat struktur finansial, mendiversifikasi sumber pendanaan, dan memenuhi kebutuhan belanja modal atau modal kerja perseroan.

"Hal ini merupakan sebuah refleksi dari optimisme yang dimiliki oleh investor terhadap ketahanan bisnis Hermina," ujar Hasmoro.

Meskipun dalam situasi yang menantang, lanjut Hasmoro, emiten berkode saham HEAL itu juga berhasil beradaptasi dan berperan aktif di dalam usaha nasional menanggulangi pandemi COVID-19.

"Seluruh rumah sakit di bawah naungan Hermina mampu menerima dan menangani pasien COVID-19. Manajemen secara handal mengalokasikan kapasitas ekstra yang tersedia di rumah sakit untuk menangani pasien COVID-19," kata Hasmoro.

Baca juga: Emiten rumah sakit HEAL siap dukung program vaksinasi hingga tuntas

Baca juga: RS Hermina Semarang digugat Rp25,8 miliar oleh keluarga pasien

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel