Heryawan heran iklannya di TV dipermasalahkan

MERDEKA.COM, Iklan Layanan Masyarakat Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan belakangan kerap muncul di berbagai televisi. Menurut incumbent itu, bahwa iklan yang menampilkan pelawak Sule murni untuk kepentingan masyarakat.

Heryawan mengaku mengapa masyarakat baru mempertanyakan iklan tersebut sekarang-sekarang ini. Padahal tahun sebelumnya iklan sejenis kerap ditampilkan juga. Bahkan para menteri pun kerap melakukan itu, karena semua untuk kepentingan masyarakat.

"Menteri-menteri juga pernah menampilkan iklan layanan masyarakat," kata Heryawan, di Bandung, Rabu (28/11).

Dia menyadari jika iklan itu mungkin tayang jelang Pemilihan Gubernur Jawa Barat pada 2013 mendatang. Terlebih Heryawan ikut kembali bertarung.

"Iya ini karena jelang pilgub saja. Coba tahun lalu. Pasti nggak ada apa-apa kan, kenapa kalau resah nggak diperkarakan," tantangnya.

Terkait anggaran iklan tersebut, Heryawan menyatakan tidak tahu. "Pastinya uang itu dari APBD, tapi saya tidak tahu detailnya," cetusnya.

Sebelumnya politisi PKS itu pernah menjelaskan, mengenai iklan itu. Sebetulnya perencanaan sudah diagendakan sejak awal tahun. Rencananya, pertengahan tahun sudah tayang.

"Tapi ternyata prosesnya lama, sehingga baru tayang sekarang-sekarang ini. Mau bagaimana lagi. Kita akan evaluasi, kalau memang ganggu akan kita hentikan," terangnya.

Namun yang pasti, dia menambahkan bahwa itu adalah murni iklan layanan masyarakat yang dibuat untuk kepentingan masyarakat.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.