Hewan kurban Masjid At-Taqwa sudah jalani masa karantina empat hari

Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At-Taqwa, Jagakarsa, Jakarta Selatan menyatakan semua hewan kurban Idul Adha yang disembelih sudah memiliki sertifikat bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) dan sudah menjalani karantina selama empat hari.

"Hewan kurban yang diamanati ke kita DKM Masjid At-Taqwa semua sehat dan bebas PMK," kata Ketua DKM Masjid At-Taqwa, Murodi di Jakarta, Sabtu.

Pada hari pemotongan hewan kurban, DKM At-Taqwa telah menerima 10 ekor sapi dan sembilan ekor kambing.

Panitia, kata dia, juga tidak sembarangan menerima hewan-hewan kurban yang nantinya akan didistribusikan ke masyarakat sekitar karena harus terjamin kesehatannya.

Nantinya, hewan-hewan tersebut akan didistribusikan ke masyarakat yang berdekatan dengan area kawasan Masjid At-Taqwa yang berlokasi di Jl. Moch. Kahfi II, Cipedak, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Alhamdulillah masyarakat mempercayakan hewan kurbannya untuk disembelih di Masjid At-Taqwa. Kebanyakan dari RT 09 dan RT 10, yang memang berdekatan dengan area masjid," kata dia.

Tidak hanya dibagikan ke masyarakat sekitar, katanya, daging hewan kurban juga didistribusikan kepada pihak panti asuhan yang sudah setiap tahun mendapatkan bagian dari pihak DKM Masjid At-Taqwa.

Pemotongan hewan kurban di tempat ini sesuai dengan urutan yang pertama menyerahkan. Untuk pemotongan sendiri, terlebih dahulu adalah hewan kambing lalu disusul dengan penyembelihan hewan sapi.

Sebelumnya, pihak masjid juga sudah melaksanakan shalat Idul Adha yang berlokasi di Lapangan Al Bayyinah, yang diikuti kurang lebih 5.000 jamaah dari berbagai wilayah.

Jamaah yang memenuhi area Lapangan Al-Bayyinah tidak hanya dari kawasan Jagakarsa, melainkan dari berbagai wilayah seperti Pasar Minggu, Depok hingga Ciatayam, Jawa Barat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel