Hilang saat Cari Umpan, Warga Kaltim Ditemukan Tak Utuh di Dekat Buaya Besar

Merdeka.com - Merdeka.com - Warga Desa Binuang di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Kamaruddin (47), yang hilang di perairan Mentawir, Sepaku, Selasa (14/6) lalu, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya yang tidak utuh lagi berhasil dievakuasi dari dekat buaya berukuran besar.

Jasad Kamaruddin ditemukan tim SAR gabungan pada Rabu (15/6) malam sekitar pukul 22.25 Wita.

"Iya benar. Sudah ditemukan dan dievakuasi tadi malam juga," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten PPU Nurlaila dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (16/6).

Ditemukan Setelah Aroma Tak Sedap Tercium

Tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak pagi. Mereka menyusuri sejumlah sungai seperti Sungai Lop, Sungai Tembuni hingga menyusuri muara sungai Lop.

"Jadi, memasuki malam hari, pihak keluarga korban Kamaruddin dan warga kembali melanjutkan pencarian. Ada salah seorang warga yang ikut pencarian mencium aroma busuk di sekitar hulu sungai wilayah bakau," ujar Nurlaila.

Tim kemudian mendekati sumber aroma tidak sedap itu. "Di lokasi ditemukan serpihan organ tubuh korban. Di samping organ tubuh itu ada juga buaya berukuran besar," jelas Nurlaila.

Dalam Cengkeraman Mulut Buaya

Jenazah korban dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk keperluan identifikasi dan visum. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian pun berakhir dan ditutup.

Sebelumnya, Kamaruddin dilaporkan hilang diduga diterkam buaya di perairan Mentawir. Ketika itu dia menyelam untuk mencari umpan ikan di sungai, sebelum melaut bersama dua temannya.

Saat menyelam dan ditunggu sekian lama, pria itu sempat muncul ke permukaan. Namun ketika itu tubuhnya dalam cengkeraman mulut buaya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel