Hindari Burnout, Minum Kopi Sambil Pecahkan Bubble Wrap Bisa Jadi Pilihan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Isu kesehatan mental tak dapat dipandang sebelah mata. Sebab, fenomena burnout atau stres yang diakibatkan pekerjaan dewasa ini kian marak terjadi.

Burnout atau stres yang dapat menyebabkan insomnia, kecemasan, kesulitan berkonsentrasi hingga menurunnya imun pada akhirnya menjadi perhatian seluruh kalangan termasuk brand kopi, KULO.

Dalam rangka memeringati Hari Kesehatan Mental Sedunia yang jatuh pada 10 Oktober 2021, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, KULO meluncurkan kampanye #KuloCANstaysane.

Pada inisiasi tersebut, KULO mengeluarkan kemasan spesial yang berbalut bubble wrap dengan tujuan agar para konsumen bisa mengurangi rasa burnout mereka sambil mencecap es kopi dan memainkan bubble wrap.

“KULO begitu prihatin dengan maraknya fenomena burnout atau stres yang sering dialami oleh masyarakat. Keprihatinan tersebutlah yang kemudian mendorong kami untuk membuat kampanye #kuloCANstaysane bersama KAVA,” ujar pendiri KULO, Clement Mathias, dikutip dari keterangan pers yang diterima Health Liputan6.com pada Selasa, 12 Oktober 2021.

Kenapa Pilih Bubble Wrap?

Menurut Clement, #kuloCANstaysane merupakan kampanye kemasan spesial dan terbatas pada kopi yang dibalut dengan bubble wrap, kemudian dibagikan gratis bagi mereka yang membeli produk KULO.

“Nantinya, para konsumen dapat bersantai minum kopi, sambil memecahkan bubble wrap-nya."

Pelindung bubble wrap yang dipilih sebagai bentuk gagasan rupanya bukan tanpa alasan. Berdasarkan studi di laman daring drhealthbenefits.com, Sealed Air Corporation, bermain bubble wrap selama satu menit dapat menurunkan tingkat stres sebanyak 33 persen.

Tak hanya itu, beberapa jurnal dan hasil penelitian menyebutkan, bubble wrap bermanfaat bagi kesehatan khususnya dalam hal psikiatri.

Melepas Penat Sejenak

Inisiator sekaligus Chief Creative Officer KAVA, agensi kreatif untuk KULO, Luddy G. Prayogi mengatakan bahwa pihaknya yang bergerak di bidang kreatif sangat akrab dengan fenomena burnout.

“Pekerjaan yang kami lakukan memang sangat menyenangkan, tapi tingkat stresnya juga terkadang tinggi. Oleh karena itu, bertepatan dengan Hari Kesehatan Mental Sedunia kita ingin beraksi membantu masyarakat untuk bisa melepas sejenak penat mereka lewat cara yang sangat mudah,” kata Luddy.

Ke depannya, KULO akan terus menaruh kepedulian terhadap isu sosial yang terjadi di masyarakat dan akan dengan terus mengeluarkan gagasan kreatif yang dapat berkontribusi dalam membantu isu tersebut, pungkasnya.

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi COVID-19

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel