Hindari Kejenuhan, Pelatih Persib Bandung Dituntut Variatif

Riki Ilham Rafles, Dede Idrus (Bandung)

VIVA – Jajaran Pelatih Persib Bandung terus memantau perkembangan kondisi para pemainnya di tengah pandemi virus corona. Selama ini, armada Maung Bandung menjalani latihan mandiri secara daring. 

Asisten pelatih Persib, Yaya Sunarya, mengatakan para pemain menjalani latihan sesuai program yang diberikan. Selain melihat dalam rekaman video, latihan juga dipantau melalui telepon. 

(Baca juga: Staf Pelatih Persib Gerak Cepat Sambut Lanjutnya Liga 1)

"Sejauh ini cukup terpantau, hanya saja nanti di latihan pertama bisa dibuat tes (fisik) atau tidak, jadi tergantung kebutuhannya seperti kondisi pemain saat terlihat bagus ya mungkin tidak perlu juga," kata Yaya saat dihubungi wartawan, Selasa 23 Juni 2020. 

Yaya menambahkan, program latihan memang telah disusun sejak tiga bulan lalu. Namun, karena masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung diperpanjang hingga 26 Juni 2020, program latihan dibuat lebih bervariatif.

"Dengan mencari program dari latihan salah satu tim luar sehingga ditransformasi ke latihan kami supaya dilakukan pemain. Kami juga melakukan timbal balik, sejauh ini feedback-nya cukup bagus," terangnya. 

Yaya menjelaskan, alasan timnya menerapkan program latihan yang bervariatif agar para pemainnya tidak merasa jenuh. 

(Baca juga: Liga 1 Dilanjutkan, Persib Tunggu Tanggal Pasti Kompetisi)

"Ya supaya pemain tidak selalu melihat latihan yang saya buat, dengan model yang sama, bisa saja dengan model lain,"ucapnya.