Hindari Minuman Bersoda Selama Puasa Ramadhan agar Tetap Terhidrasi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Ramadhan adalah tentang meningkatkan kepercayaan spiritual seseorang dan membersihkan tubuh dengan berpuasa dari fajar hingga senja.

Dengan semua perubahan pada kebiasaan makan dan tidur, ditambah dengan panas di luar ruangan yang terik, menjaga kebugaran selama bulan suci Ramadhan di musim panas bisa menjadi hal yang cukup berat.

Air dan cairan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga suhu tubuh dan berbagai fungsi dalam tubuh.

Jadi sangat penting untuk tetap terhidrasi dengan baik selama bulan puasa.

Kekurangan cairan atau dehidrasi dapat menyebabkan berbagai masalah seperti sakit kepala, pusing, kelelahan, kurang konsentrasi dan lain sebagainya.

Untuk mengkonsumsi air dan cairan dalam jumlah yang dianjurkan setiap hari selama bulan puasa cukup sulit, karena jangka waktunya yang singkat. Namun, salah satu cara sederhana yang disarankan untuk mencapainya adalah dengan meminum 1-2 gelas air atau cairan setiap jam antara jam buka puasa dan sahur.

Hal ini tentunya bersama dengan makanan kaya cairan.

Dr, George Cherian, Dokter Spesialis, Klinik Aster, Al Ghusais mengatakan kepada Khaleej Times bahwa seseorang harus menghindari minuman soda atau minuman ringan sepenuhnya selama puasa Ramadhan, karena cenderung membuat tubuh dehidrasi karena kandungan gula - kalorinya yang tinggi.

Selain itu, kita juga baiknya memilih untuk mengkonsumsi jus buah segar, termasuk buah-buahan kaya air seperti semangka, jeruk, dan lain-lain.

Disarankan juga untuk membatasi minuman berkafein seperti teh, dan kopi, dikarenakan efek diuretiknya.

Adapun saran lainnya dengan menghindari makanan yang terlalu asin, makanan kaleng, juga makanan tinggi gula karena bisa membuat tubuh dehidrasi, demikian seperti dilansir Khaleej Times, Minggu (18/4/2021).

Buah yang Baik Dikonsumsi untuk Menjaga Hidrasi Tubuh

Ilustrasi bulan Ramadan (AP)
Ilustrasi bulan Ramadan (AP)

Secara ilmiah, kurma dianggap penting saat berpuasa karena kaya akan selenium, magnesium, dan vitamin K.

Kurma merupakan sumber glukosa alami dan membantu tubuh menyimpan cairan.

Apel dan pisang juga direkomendasikan untuk dikonsumsi setelah berpuka puasa, karena tinggi serat, vitamin C, dan berbagai antioksidan yang membuat kita tidak merasa lelah.

Makan banyak buah dan sayuran saat sahur juga merupakan cara yang baik untuk tetap terhidrasi dengan baik selama masa puasa.

Yoghurt adalah bagian penting dari makanan selama bulan puasa.

Menambahkan sedikit biji chia (setengah sendok teh) ke dalam minuman seperti jus lemon, juga membantu mempertahankan tingkat cairan dalam tubuh.

Terakhir, seseorang harus menghindari menenggak minuman sekaligus setelah berbuka puasa,

Yang terbaik adalah meminum sejumlah gelas air selama jam-jam non-puasa dalam sehari.

Paparan panas luar ruangan pun harus dijaga seminimal mungkin untuk mengurangi kehilangan cairan karena berkeringat.

Infografis Aman Berpuasa Saat Pandemi COVID-19

Infografis Aman Berpuasa Saat Pandemi COVID-19 (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Aman Berpuasa Saat Pandemi COVID-19 (Liputan6.com/Triyasni)

Saksikan Video Berikut Ini: