Hindia rilis album perdana "Menari Dengan Bayangan"

Maria Rosari Dwi Putri

Baskara Adi Putra meluncurkan "Menari Dengan Bayangan", album debut proyek solonya di bawah nama Hindia.

Pria yang juga dikenal sebagai vokalis grup band Feast itu menghadirkan lagu-lagu yang mudah menempel di telinga dengan lirik lugas dan penuh makna yang terinspirasi dari pengalaman hidup pribadi.

Terwujudnya "Menari Dengan Bayangan" berawal dari kejadian di awal tahun ini, saat ia menghadiri konser John Mayer, salah satu musisi favorit Baskara.

“Tiba-tiba pulang dari konser itu, gue berpikir banyak sampai tidak bisa bangun. Selama kontemplasi dalam dua minggu itu, gue mulai berpikir kayak, ‘Apa saja yang sudah gue alami di hidup ini yang mungkin bikin gue jadi kayak ini sekarang? Apa yang salah? Apa yang bisa lebih baik lagi?’," ujar Baskara dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat.

Penggarapan album ini juga dibantu oleh Petra Sihombing yang dikenal sebagai musisi, penulis lagu, serta produser musik.

Gue selalu suka karya Petra karena kualitasnya. Menurut gue Petra selalu bisa menerjemahkan apa pun yang kompleks menjadi sesuatu yang sangat ringan,” kata Baskara.

Baskara juga bekerja sama dengan enam produser berbeda untuk lagu-lagu di album ini. Mereka adalah Kareem Soenharjo untuk “Evakuasi” dan “Jam Makan Siang”, Rizky Indriyadi untuk “Untuk Apa/Untuk Apa?” dan “Apapun yang Terjadi”, Adhe Arrio untuk “Secukupnya”, Ibnu Dian untuk “Membasuh”, serta Rayhan Noor untuk “Rumah ke Rumah”.

Nama lain yang terlibat adalah Sal Priadi, Rara Sekar, Matter Mos, Mohammed Kamga, Natasha Udu, Enrico Octaviano dan Dicky Renanda yang ikut menyumbang vokal maupun instrumen.

Selain 12 lagu yang terdapat di album ini, ada juga tiga pesan suara (voice note) oleh perempuan-perempuan yang memiliki makna penting dalam hidup Baskara, termasuk ibunya sendiri.

Ketiga skit ini berperan besar dalam memperkuat narasi yang terdapat pada "Menari Dengan Bayangan", di mana lagu-lagu yang sudah dirilis duluan seperti “Dehidrasi” dan “Jam Makan Siang” terasa memiliki makna yang berbeda dalam konteks narasi album.

Gue ingin semua lagu yang sudah rilis punya konteks yang berbeda pas masuk album,” kata Baskara.

Baca juga: Hellogoodbye konser di Jakarta bulan Februari 2020

Baca juga: Ixia tampilkan enam vokalis dalam video musik "Unividuals"

Baca juga: "Based on True Story: Pure Saturday" angkat fenomena musik indie