Hipmi ajak pengusaha daerah berperan di industri penunjang hulu migas

·Bacaan 2 menit

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) melalui Forum Business Opportunity mendorong partisipasi pengusaha daerah pada industri penunjang hulu migas untuk mendukung target produksi harian 1 juta barel minyak.

"Forum ini spesial kami hadirkan untuk pengusaha daerah karena kita melihat potensi migas di Indonesia masih sangat tinggi dan sudah saatnya pengusaha daerah mengambil peran," kata Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Hipmi Anggawira dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Ia berharap forum itu juga dapat dimanfaatkan pengusaha daerah dan tertarik masuk ke industri penunjang hulu migas.

"Forum kali ini tentu kami harapkan dapat membantu SKK Migas untuk melaksanakan kegiatannya di daerah dengan didukung pengusaha daerah, hasilnya akan tercipta efek berantai yang baik bagi perekonomian daerah," ujarnya.

Sementara itu Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko mengungkapkan industri penunjang hulu migas adalah industri sentral dalam menyukseskan target produksi harian 1 juta barel minyak.

Baca juga: Kolaborasi dinilai kunci kejar target produksi minyak satu juta barel

Rudi juga menyebut pertumbuhan investasi di sektor hulu migas punya dampak ganda yang tinggi lantaran setiap 1 juta dolar AS pembelanjaan di sektor hulu migas diperkirakan menghasilkan dampak hingga 1,6 juta dolar AS dengan penyerapan tenaga kerja hingga 100 orang.

"Peran pengusaha daerah perlu terus ditingkatkan agar industri minyak bisa menyejahterakan," katanya.

Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya SKK Migas Erwin Suryadi menuturkan saat ini minimnya peran pengusaha daerah diakibatkan oleh minimnya informasi dan kurangnya persiapan pengusaha muda di daerah dalam memanfaatkan peluang bisnis yang ada.

Data tahun 2020 menunjukkan pengadaan barang dan jasa untuk industri hulu migas yang dilakukan di daerah telah mencapai 17 persen dengan nilai pengadaan sebesar 835,9 juta dolar AS atau setara hampir Rp12 triliun.

"Namun tentu ada hambatan yang saat ini dihadapi yaitu masih minimnya pengetahuan pengusaha daerah tentang industri hulu migas. Oleh karena itu kami menyambut baik program yang diadakan oleh Hipmi untuk menghadirkan forum bagi pengusaha daerah agar semakin tertarik untuk bergerak di sektor hulu migas," tambah Erwin.

Di sisi lain, SKK Migas pun telah menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan pengadaan barang/jasa dalam negeri melalui perubahan peraturan.

Baca juga: SKK Migas ubah ketentuan pengadaan barang dan jasa

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel