HIPPI dukung TMII jadi ikon wisata internasional

Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia Sarman Simanjorang mendukung adanya pemugaran anjungan daerah yang ada di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta dan menyebut agar seluruh kawasan TMII juga ikut direnovasi.

"Jadikan Taman Mini tujuan wisata yang utama di Jakarta, dengan luasnya yang begitu terbuka, dan jika dibangun berbagai sarana dan prasarana wisata berbasis budaya saya rasa itu menjadi ikon bukan saja nasional, bahkan bisa menjadi destinasi wisata internasional," ujar Sarman Simanjorang saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Menurut Sarman, jika ingin arus wisata terutama di Jakarta kedepannya semakin gencar maka pemerintah harus bisa meningkatkan daya tarik Taman Mini tidak hanya untuk Indonesia tetapi Taman Mini Asia bahkan bisa menjadi Taman Mini Dunia.

Sarman mencontohkan, di Taman Mini keberadaan ikon-ikon Indonesia bisa berdampingan dengan ikon dunia agar bisa menjadi destinasi wisata favorit tidak hanya warga lokal tapi juga internasional.

Baca juga: Pemprov renovasi Anjungan Jatim di TMII dukung KTT G20

Dia berharap destinasi wisata bagi warga lokal maupun wisatawan asing di Jakarta, tidak hanya ke Ancol atau Monas tetapi mereka bisa datang ke TMII dan melihat setiap daerah-daerah Indonesia secara utuh.

Karena itu, tambah Sarman, pengerjaan revitalisasi ini bisa menjadikan Taman Mini sebagai ikon dunia yang akan berdampak pada peningkatan ekonomi.

Sebelumnya pada Minggu (17/7), Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, meminta para kepala daerah untuk memugar anjungan daerah mereka masing-masing di TMII Jakarta dengan total biaya yang dibutuhkan hampir Rp45-Rp50 miliar untuk seluruh provinsi.

Baca juga: Tito Karnavian minta kepala daerah pugar anjungan daerah di TMII

Baca juga: Menteri PUPR: Renovasi TMII tuntas akhir Juli 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel