Hitung-hitungan Tiga Poros di 2024, Pilpres Bakal Lebih Seru

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai, tiga poros koalisi di Pilpres 2024 sangat memungkinkan. Saat ini sudah bisa terlihat sikap partai di koalisi pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi terbelah, antara yang menginginkan tiga poros dan dua poros.

"Partai pengusung Jokowi terbelah. Ada yang ingin dua poros ada yang tiga poros. Ini fakta bahwa (Pilpres) 2024 bakal dinamis bahkan lebih seru," ujar Adi kepada Merdeka.com, Jumat (4/6/2021).

Tiga poros itu sangat mungkin terjadi dengan beberapa simulasi. Pertama poros PDIP dan Gerindra. Dua partai ini bisa langsung mengusung pasangan calon presiden.

"PDIP-Gerindra bisa usung capres," katanya.

Poros kedua, menurut Adi, adalah Nasdem bersama Demokrat dan PKS. Kemudian poros ketiga adalah Golkar, PKB, PAN, dan PPP.

"Nasdem, Demokrat, dan PKS sudah bisa majukan capres, Golkar, PKB, PAN, PPP juga bisa usung capres. Tinggal figur yang mau diusung saja nanti," ujarnya.

Namun, tidak menutup kemungkinan juga Demokrat yang membentuk poros ketiga. Jika melihat kedekatan Golkar dan Nasdem hari ini bisa melahirkan poros di luar PDIP-Gerindra.

Maka bila demikian, Demokrat bisa membentuk poros ketiga bersama PKS, PKB, dan PPP. "Sangat mungkin Demokrat bikin poros sendiri karena AHY diproyeksikan maju di Pilpres 2024. Bisa sama PKS, PKB, dan PPP," kata Adi.

Hubungan Antarpartai

Sebelumnya, Nasdem dan PPP menginginkan adanya tiga calon presiden di 2024. NasDem menilai kemungkinan itu bisa terjadi. Sementara, PPP ingin ada tiga poros demi Pilpres 2024 tanpa keterbelahan di masyarakat.

Bila melihat hubungan partai beberapa hari ini, terlihat Gerindra dan PDIP tengah mesra. Nasdem juga mengakui membuka komunikasi intens terkait koalisi di 2024 bersama Golkar. Sedangkan, Demokrat gencar mempromosikan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon presiden 2024.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel