Hiu Tutul Terdampar di Pantai Pelangi  

TEMPO.CO, Bantul - Satu lagi hiu tutul atau spesies whale shark terdampar di Pantai Pelangi, sebuah pantai yang terletak tak jauh di sebelah barat Pantai Parangtritis dan Pantai Parangkusumo. Hiu yang memiliki ciri sama dengan yang terdampar di Pantai Pandansimo itu mulai tampak menepi setelah magrib pada Jumat, 3 Agustus 2012.

"Sekitar pukul 19.00, posko kami menerima laporan warga," kata Ketua Tim Search and Rescue (SAR) Pantai Parangtritis Ali Sutanto kepada Tempo pada Sabtu, 4 Agustus 2012.

Sukarsih, 53 tahun, warga setempat, dan salah seorang pedagang di sekitar lokasi Pantai Pelangi melaporkan ke posko SAR bahwa ada ikan besar terlihat menepi di bibir pantai. Menurut Ali, nelayan yang sedang memancing di laut pertama kali melihatnya setelah magrib pada Jumat malam.

Ali mengatakan awalnya hiu perahu tongkang yang biasa dipakai nelayan pesisir Bantul melaut itu tampak masih di tengah atau sekitar setengah kilometer dari bibir pantai. Pada tengah malam, kata Ali, hiu yang badannya penuh bintik putih besar ini mulai terdorong ombak ke tepian pantai.

"Tim SAR langsung turun penuh 56 orang untuk tarik hiu ini ke tepian. Ada juga bantuan dari polisi air di wilayah Parangtritis dan sekitarnya," ujar Ali.

Menurut dia, saat hiu itu sampai ke tepian pantai, hewan itu masih hidup, tapi megap-megap. Empat jam kemudian, hiu yang dalam catatan International Union for Conservation of Nature (IUCN) bernama latin Rhyncodon typus dan berstatus vulnerable atau hampir punah, ini mati. "Matanya masih kedip-kedip pas sampai ke tepian pada Sabtu dinihari," ujar Ali.

Proses evakuasi hiu ini, dalam pantauan Tempo, cukup sulit mengingat volume badannya sebesar dua kali perahu nelayan atau hampir mirip hiu tutul yang terdampar di Pantai Pandansimo, Srandakan, Bantul, Rabu kemarin. Puluhan anggota tim SAR dan warga setempat baru bisa menarik badan hiu ke tepian pantai yang jauh dari terjangan ombak pada sekitar pukul 09.15 Sabtu. "Semalaman kami coba tarik menjauh dari ombak, tapi susah, terlalu berat," kata Ali.

Kini, hiu besar ini tergolek di pinggiran pantai dan menjadi tontonan ratusan warga dari sekitar kawasan Pantai Pelangi. Pantai yang biasanya agak sepi itu pun menjadi lebih ramai. "Jarang sekali ada kayak gini, nelayan menjuluki ikan ini Nagalintang. Biasanya kalau perahu nelayan ketemu pas di tengah laut, pasti menghindar," ujar Riyanto, salah seorang nelayan di sekitar Pantai Pelangi.

Animal Friends Jogja, organisasi penyayang binatang di Yogyakarta, yang terus memantau peristiwa terdamparnya dua hiu tutul di Pantai Bantul sejak Rabu lalu merilis di akun Twitter mereka, @AnimalFriendsYK, pada Sabtu dinihari tentang perkiraan sementara ukuran hiu di Pantai Pelangi ini.

Panjangnya sekitar 9 meter, lebar 2,22 meter, panjang ekor 1,8 meter, tinggi ekor 1,6 meter, sirip atas sepanjang 71 sentimeter, dan lebar sirip samping sekitar 1,5 meter.

ADDI MAWAHIBUN IDHOM

Berita lain:

Foke: Ceramah Isu SARA Rhoma Irama Tidak Keliru

Situasi Meruncing, Pimpinan KPK Temui Kapolri

Seno Gumira Tolak Penghargaan Bakrie

Rhoma Irama Diminta Sampaikan Maaf di TKP

4 Cara Mudah Mencapai Orgasme Terbaik

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.