Hoaks! Billie Eilish lahir di Nganjuk

·Bacaan 1 menit

Jakarta (ANTARA/JACX) - Seorang pengguna Facebook belum lama ini terlihat membagikan tangkapan layar situs Wikipedia yang memuat data diri penyanyi asal Amerika Serikat Billie Eilish.

Tangkapan gambar yang diunggah ke sebuah komunitas Facebook dengan sekitar 35.600 anggota itu, berisi informasi yang menyatakan penulis lagu berusia 19 tahun itu lahir di Nganjuk, Jawa Timur.

Perempuan pemilik single "Ocean Eyes" itu juga disebut berasal dari daerah Sugih Waras, Kecamatan Ngluyu, Nganjuk.

Berikut narasinya:
"All hail ngademin selaku seniman yang terkenal di dunia akherat
saya ada sedikit info untuk rakjel sekalian yang saya yakin pasti baru sedikit yang tau kalo ternyata billie eilish adalah wong nganjuk
terimakasih”.

Namun, benarkah Billie Eilish lahir di Nganjuk, Jawa Timur, Indonesia?

Tangkapan layar hoaks laman Wikiepdia Indonesia menyatakan Billie Eilish lahir di Nganjuk, Jawa Timur. (Turnbackhoax)
Tangkapan layar hoaks laman Wikiepdia Indonesia menyatakan Billie Eilish lahir di Nganjuk, Jawa Timur. (Turnbackhoax)

Penjelasan:
Britannica.com, situs ensiklopedia umum yang dikembangkan di Amerika Serikat sejak 2006, menyebutkan pemilik nama lengkap Billie Eilish Pirate Baird O’Connell ini lahir di Los Angeles, California, AS.

Penelusuran ANTARA ke laman Wikipedia juga memuat informasi serupa yaitu peraih Grammy termuda itu dibesarkan di Highland Park, Los Angeles. Dituliskan pula, dia memiliki keturunan Irlandia dan Skotlandia.

Dari keterangan di atas, dapat diketahui unggahan tangkapan layar situs Wikipedia di komunitas Facebook tersebut telah mengalami penyuntingan, sehingga memuat informasi palsu atau hoaks.

Klaim: Billie Eilish lahir di Nganjuk
Rating: Salah/Hoaks

Baca juga: Billie Eilish serukan pemimpin dunia ambil tindakan jelang KTT COP26

Baca juga: Billie Eilish akan jadi bintang utama termuda di Festival Glastonbury

Baca juga: Intip kehidupan Billie Eilish lewat buku barunya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel