Hoaks Bisa Bikin Adu Domba dan Perpecahan Masyarakat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI, Siti Fauziah meminta masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Pasalnya saat ini banyak hoaks dan informasi palsu yang beredar di media sosial memicu keresahan.

Ia menyebut bijak dalam menggunakan media sosial dapat memberikan keuntungan bagi semua pihak. Terlebih Indonesia sendiri terdiri dari beragam suku bangsa dan agama.

"Penyalahgunaan media sosial bisa menyebabkan tersebarnya hoaks dan fitnah sehingga publik resah. Bahkan hal itu bisa membuat terjadinya adu domba dan perpecahan masyarakat," ujar Siti Fauziah seperti dilansir Antara.

"Tidak ada yang dirugikan saat kita bijak bermedia sosial. Justru bisa membuat kehidupan dan hubungan antarkelompok lebih harmonis," ujarnya menambahkan.

Siti menjelaskan dengan memakai media sosial secara bijak akan bisa menyatukan ragam perbedaan. "Kita memiliki karakter mulia yang dibangun dengan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Karakter inilah yang perlu diciptakan saat bermedia sosial."

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel