Hoaks! Cacar monyet bisa menginfeksi orang dari jarak 8 KM

Jakarta (ANTARA/JACX) – Pada 24 Juli, beredar sebuah unggahan di Twitter menggunakan Bahasa Inggris, yang menampilkan tangkapan layar berita salah satu media Irlandia, TheJournal.ie.

Narasi dalam unggahan berita itu menyatakan bahwa virus yang ditrasmisikan oleh hewan itu dapat menginfeksi dari jarak delapan kilometer.

Cacar monyet juga disebut dapat hidup di gagang pintu dan kursi toilet selama 120 tahun.

Unggahan tersebut sudah disukai lebih dari 2.000 pengguna Twitter.

Namun, benarkah cacar monyet bisa menginfeksi orang dari jarak 8 kilometer?

Tangkapan layar unggahan berisi narasi yang menyatakan bahwa cacar monyet bisa menginfeksi orang dari jarak 8 kilometer (Twitter)
Tangkapan layar unggahan berisi narasi yang menyatakan bahwa cacar monyet bisa menginfeksi orang dari jarak 8 kilometer (Twitter)


Penjelasan:
Dari hasil penelusuran, klaim cacar monyet menular dari jarak 8 kilometer itu merupakan hoaks.

Begitu pula narasi soal cacar monyet dapat bersarang hingga 120 di gagang pintu serta kursi toilet.

Faktanya, tangkapan layar berita media Irlandia itu telah melalui proses penyuntingan. Judul asli dari berita itu adalah "Monkeypox declared global health emergency by World Health Organization".

Tidak ditemukan bukti bahwa virus dapat bertahan hidup seratus tahun atau menginfeksi orang dari jauh.

Menurut laporan ANTARA, penularan monkeypox dari manusia ke manusia, dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh atau lesi kulit pasien yang terinfeksi cacar monyet.

Klaim: Cacar monyet bisa menginfeksi orang dari jarak 8 kilometer
Rating: Hoaks

Cek fakta: Hoaks! AS gunakan burung kirimkan virus cacar monyet ke Asia

Baca juga: Ganjar minta akses masuk Indonesia diperketat cegah cacar monyet

Baca juga: Kemenkes: Suspek di Jateng belum dipastikan terjangkit cacar monyet


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel