Hoaks Jadi Salah Satu Faktor Lambannya Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

·Bacaan 2 menit
Ilustrasi hoax. (via: istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Maraknya hoaks menjadi salah satu penyebab laju minim vaksinasi covid-19 bagi lansia di Indonesia saat ini. Hal itu disampaikan oleh dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc Sp.PD yang juga merupakan vaksinolog.

Berdasar data dari Kementerian Kesehatan hingga 29 Maret 2021, baru 1.491.701 lansia yang menerima vaksinasi covid-19 suntikan pertama. Sementara untuk suntikan kedua baru 118.546 orang.

Total baru 6,75 persen dari 21.553.118 orang yang menjadi target vaksinasi covid-19 bagi lansia. Angka ini tertinggal jauh dari cakupan vaksinasi petugas publik yang mencapai 26,26 persen untuk vaksinasi pertama dan 11,17 persen untuk vaksinasi kedua.

"Laju vaksinasi covid-19 untuk lansia memang sangat lambat dan ini banyak faktor yang menyebabkannya termasuk hoaks dan informasi yang salah. Banyak yang menganggap bahwa vaksinasi covid-19 ini berbahaya dan tidak dibutuhkan lansia, padahal itu tidak benar," ujar dr. Dirga dalam acara Virtual Class Liputan6.com "Vaksin Covid-19 Tak Berguna untuk Lansia, Benarkah?" yang digelar Selasa (30/3/2021).

"Vaksin covid-19 sebaik apapun kalau tidak digunakan percuma, karena yang menyelamatkan bukan vaksinnya tetapi program vaksinasi itu sendiri. Jadi akses vaksinasi covid-19 memang harus diperluas dan juga informasinya harus jelas," katanya menambahkan.

Dr. Dirga juga menjelaskan vaksin covid-19 aman digunakan untuk lansia sehingga mereka tak usah ragu untuk divaksin. "Manfaat vaksin jauh lebih besar daripada efek sampingnya. Kalaupun punya penyakit asalkan terkontrol maka boleh divaksin. Selain itu nanti ada dokter yang mengscreening terlebih dulu."

#IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Saksikan video pilihan berikut ini