Hoaks! Justin Bieber sebut kelumpuhan wajah karena vaksin COVID-19

Jakarta (ANTARA/JACX) - Pada pekan kedua Juni, penyanyi Justin Bieber mengumumkan terserang penyakit Ramsay Hunt yang melumpuhkan wajahnya dan memaksa sejumlah jadwal konser ditangguhkan.

Penyanyi pop asal Kanada itu mengumumkan penyakitnya di akun Instagram, termasuk tentang pembatalan konser Justice World Tour.

Kabar tentang penyakit Ramsay Hunt, Justin Bieber, itu lantas menyebar ke platform Facebook dan Twitter disertai kabar lain yang menyertainya.

Salah satu kabar di Twitter tentang Justin Bieber menyebut penyakit yang melumpuhkan wajah itu disebabkan vaksin COVID-19.

Berikut terjemahan kabar di media sosial yang ditulis dalam bahasa Inggris itu:
"Justin Bieber mengakui dia menyesal mengambil vaksin COVID-19, (Beiber) mengatakan vaksin itu membuatnya lumpuh permanen di wajahnya. Bieber membuat pengakuan itu kepada seorang teman dekat, yang kemudian membocorkan informasi ke Daily Mail. Bieber dilaporkan berencana menuntut Pfizer karena menyebabkan kelumpuhannya, meskipun faktanya, perusahaan itu dilindungi dari tanggung jawab."

Namun, benarkah Justin Bieber menyebut kelumpuhan wajahnya disebabkan vaksin COVID-19?

Unggahan hoaks yang menyebut Justin Bieber menyatakan penyakit kelumpuhan wajah yang dialaminya disebabkan vaksin COVID-19. (Twitter)
Unggahan hoaks yang menyebut Justin Bieber menyatakan penyakit kelumpuhan wajah yang dialaminya disebabkan vaksin COVID-19. (Twitter)


Penjelasan:
Situs yang mempublikasikan konten terkait Justin Bieber tentang kelumpuhan wajah akibat vaksin COVID-19 itu diketahui sering menerbitkan klaim palsu dan bersifat satir.

Konten pada 11 Juni 2022 itu termuat di situs Vancouver Times itu berjudul "Justin Bieber: Vaksin menghancurkan hidup saya".

Pada halaman yang menampilkan orang-orang di balik situs itu, Vancouver Times menyebut diri mereka sebagai "sumber satire paling terpercaya di Pantai Barat."

Sementara, cerita tentang Bieber itu diklasifikasikan sebagai "sindiran". Tapi, terdapat peringatan yang tidak terlihat ketika artikel tersebut dibagikan di media sosial, dan menyesatkan beberapa pengguna untuk berpikir bahwa konten itu adalah sebuah berita.

Artikel itu juga menautkan laporan Daily Mail tentang pengumuman penyakit Bieber melalui Instagram.

Namun baik artikel maupun versi arsip, Daily Mail tidak menyebutkan pernyataan apa pun bahwa Bieber mengaitkan penyakitnya dengan vaksin COVID-19.

Klaim: Justin Bieber sebut kelumpuhan wajah karena vaksin COVID-19
Rating: Disinformasi

Cek fakta: Hoaks! Penampakan hewan hasil DNA gabungan bebek dan tikus

Baca juga: Ahli bedah sebut Justin Bieber tunjukkan tanda-tanda pemulihan awal

Baca juga: Justin Bieber tunda sisa "Justice Tour" di AS akibat Ramsay Hunt

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel