Hoaks! Petinju bertarung dengan lawan tidak terlihat

Jakarta (ANTARA/JACX) - Pertandingan tinju merupakan acara olahraga yang digemari sejumlah penonton di Tanah Air, selain sepak bola dan bulu tangkis.

Saat ini, pertandingan tinju masih dapat dinikmati para penggemarnya tanpa harus menyaksikan acara langsung, yaitu dengan melihat tayangan di situs berbagi video seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan lainnya.

Pada 26 Juni 2022, akun Facebook Makoto Ittou mengunggah video yang menampilkan seorang petinju sedang bertarung dengan lawan. Tapi, lawan tinju itu tidak terlihat sama sekali sosoknya.

Unggahan itu pun telah dilihat lebih dari 1.600 pengguna lain Facebook.

Berikut adalah narasi pada unggahan tersebut:
"Member kami skizo ketika di ajak boxing”.

Selain di Facebook, video serupa juga terdapat di situs YouTube.

Lantas, terdapat benarkah petinju yang bertarung dengan lawan tidak terlihat?

Unggahan hoaks yang menyatakan seorang petinju menghadapi lawan tak terlihat. (YouTube)
Unggahan hoaks yang menyatakan seorang petinju menghadapi lawan tak terlihat. (YouTube)

Penjelasan:
Video pertarungan petinju di Facebook itu merupakan suntingan dari pertandingan tinju antara Canelo Alvarez melawan James Kirkland pada 9 Mei 2015.

Video lengkap pertandingan kedua petinju itu telah muncul sejak 15 Oktober 2016 di Youtube, dan terus diunggah di berbagai platform lain berbagi video.

Pertandingan tinju itu dimenangkan Canelo Alvarez dengan Knockout (KO).

Dengan demikian unggahan video yang mengklaim seorang petinju bertarung dengan lawan yang tidak terlihat atau hantu merupakan hoaks.

Rating: Salah atau hoaks
Klaim: Petinju bertarung dengan lawan tidak terlihat


Cek fakta: Hoaks! Indonesia resmi keluar dari AFF

Baca juga: Sabuk juara Muhammad Ali laku Rp92,5 miliar

Baca juga: Jon Jon Jet kembali ke jalur kemenangan seusai tanding di Thailand

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel