Hoaks! Polisi babak belur dihajar massa

·Bacaan 2 menit

Jakarta (ANTARA/JACX) - Pada 21 Februari 2022, beredar foto yang diklaim menampilkan polisi dipukuli massa hingga babak belur.

Pada foto itu, tampak seseorang memakai seragam polisi dengan jaket yang ditarik seseorang dari massa.

Unggahan foto itu merujuk pada tautan yang menyerupai konten berita media daring dan menyebut polisi itu berinisal Bripka JA yang bertugas di Polres Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Disebutkan dalam konten itu, polisi dipukuli massa karena merampas sepeda motor milik seorang wanita berinisial L.

Konten yang lantas dibagikan ke Facebook itu disukai oleh 53 orang dan telah mendapatkan komentar enam kali oleh pengguna lainnya.

Berikut adalah narasi pada unggahan tersebut:
“Ya Allah, Pak Polisi Ini Babak B3lur Dih4jar Massa, Dan Berteriak: Ampun Pak. Istri Saya Lagi Hamil. Nyawanyapun Nyaris Tidak tertolong”

Namun, apakah benar foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook dan tautan itu merupakan anggota polisi yang dihajar massa?

Unggahan hoaks yang menyebut anggota Polri babak belur dihajar massa. Faktanya, pria itu adalah begal yang menggunakan seragam polisi guna merampas sepeda motor milik siswi di Malang, pada 2018. (Facebook)
Unggahan hoaks yang menyebut anggota Polri babak belur dihajar massa. Faktanya, pria itu adalah begal yang menggunakan seragam polisi guna merampas sepeda motor milik siswi di Malang, pada 2018. (Facebook)

Penjelasan:
Penelusuran ANTARA, foto menampilkan seorang pria berbaju seragam Polri sebagaimana identik dengan unggahan di Facebook itu bersumber pada artikel Tribunnews berjudul "Begal Ketahuan Nyamar Jadi Polisi, Begini Nasibnya Ketika Terbongkar" pada Senin 9 April 2018.

Sebagaimana dilaporkan Tribunnews, begal berseragam polisi itu mencegat siswa di halaman sekolah dan menuduh telah melanggar lalu-lintas.

Pelaku menaiki motor korban dan beralasan akan membawa ke kantor polisi untuk diproses, tapi sampai di area persawahan, pelaku melempar korban ke pinggir jalan.

Aksi pelaku diketahui seorang guru yang curiga dan telah membuntuti sebelumnya. Sang guru lantas berteriak meminta bantuan warga.

Warga lantas menyerang pelaku dan mengeroyoknya di sawah hingga babak belur.

Klaim : Polisi babak belur dihajar massa
Rating : Hoaks/salah

Cek fakta: Hoaks! Pemerintah wajibkan poligami, istri yang tidak izinkan dikenakan sanksi

Baca juga: Jenderal bintang tiga gadungan jadi tersangka

Baca juga: Oknum polisi kasus penembakan diunjuk rasa Parimo diperiksa internal

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel