Hoaks! Video bukti microchip ditanam di tubuh saat vaksinasi COVID-19

·Bacaan 1 menit

Jakarta (ANTARA/JACX) - Sebuah unggahan Facebook menampilkan video yang berasal dari konten platform TikTok pada Senin (25/10).

Video itu menyatakan seorang warga Indonesia menanam sirkuit terpadu mikro (microchip) di bagian tubuhnya.

Narasi yang disematkan dalam konten video itu adalah: "ASTAGA...!!! INI BERBAHAYA. ORANG INDONESIA PERTAMA YANG TANAM MICROCHIP."

Sementara, akun pengunggah konten video itu di Facebook menambahkan keterangan sebagai berikut: "Semuanya akan di digitalisasi termasuk tubuh anda sendiri melalui internet of body lewat paksinasi dan uang digital cip implan."

Konten video itu telah ditonton hingga 248 kali, mendapatkan empat komentar, dan disukai 43 pengguna lain di Facebook.

Benarkah terdapat microchip yang ditanam di tubuh seseorang yang melakukan vaksinasi COVID-19?

Tangkapan layar unggahan hoaks tentang microchip yang ditanamkan dalam tubuh seseorang yang melakukan vaksinasi COVID-19. (Facebook)
Tangkapan layar unggahan hoaks tentang microchip yang ditanamkan dalam tubuh seseorang yang melakukan vaksinasi COVID-19. (Facebook)

Penjelasan:
Video itu merupakan konten milik akun YouTube Yudi Chang pada 24 Agustus 2020. Konten itu berjudul "#1 MICROCHIP IMPLANT PERTAMA DI INDONESIA | KONSPIRASI ELITE GLOBAL."

Dalam video itu disebutkan seseorang yang mengaku telah memasang sirkuit terpadu mikro lewat implan di tangan kanan dan kiri. Pria dalam video itu mengaku telah memasang microchip sebelum terjadi pandemi COVID-19.

Video berdurasi empat menit 15 detik itu juga tidak menyebut penanaman microchip itu karena vaksinasi COVID-19.

Kegiatan vaksinasi di Indonesia baru digelar mulai 2021. Sedangkan video dalam kanal Yudi Chang sudah diunggah pada Agustus 2020.

Klaim: Video bukti microchip ditanam di tubuh saat vaksinasi COVID-19
Rating: Salah/hoaks

Baca juga: Eijkman: Vaksin COVID-19 tidak mengandung chip

Baca juga: Menperin bidik chip semikonduktor berproduksi Indonesia

Cek fakta: Hoaks! Vaksin COVID-19 mengandung parasit hidup

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel