Homogen Adalah Campuran dengan Komposisi Seragam, Ini Bedanya dengan Heterogen

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, homogen adalah terdiri dari jenis, macam, sifat, watak, dan sebagainya yang sama. Sedangkan menurut Wikipedia, homogen adalah suatu bahan atau sistem yang memiliki sifat yang sama di setiap titik, itu satu ragam tanpa satupun penyimpangan.

Homogen adalah sebuah istilah yang sering dijumpai pada campuran. Homogen adalah campuran yang memiliki komposisi seragam dan tidak dapat dibedakan. Biasanya, homogen adalah kata yang ditemukan dalam pelajaran kimia dan fisika.

Selain homogen, dalam kehidupan sehari-hari kita mengenal juga kata heterogen. Heterogen dan homogen adalah dua kata berbeda yang dapat dibedakan berdasarkan konteks penggunaannya.

Untuk mengetahui lebih lanjut perbedaan antara homogen dan heterogen, berikut liputan6.com mengulasnya dari berbagai sumber, Kamis (1/4/2021).

Pengertian Homogen dan Heterogen

Campuran air hangat dan garam untuk sembuhkan sariawan. (Foto: aos.iacpublishinglabs.com)
Campuran air hangat dan garam untuk sembuhkan sariawan. (Foto: aos.iacpublishinglabs.com)

Pengertian Homogen

Homogen adalah campuran yang serba sama di seluruh bagiannya dan membentuk satu fasa. Salah satu contoh campuran homogen adalah udara.

Udara tersusun atas beberapa senyawa contohnya H2, CO2, N, O2 dan lain sebagainya. Sehingga diperlukan cara khusus untuk membedakan antar komponennya.

Campuran homogen adalah biasa disebut larutan. Larutan adalah campuran homogen antara zat terlarut (solute) dan zat pelarut (solvent).

Pengertian Heterogen

Campuran heterogen adalah campuran yang tidak serba sama, membentuk dua fasa atau lebih, dan terdapat batas yang jelas di antara fasa-fasa tersebut.

Contoh dari campuran heterogen adalah minyak dan air, campuran kapur dengan pasir, campuran serbuk besi dengan karbon, dan masih banyak contoh lainnya.

Ciri-ciri Homogen dan Heterogen

Mencampur cairan. (Sumber: Pexels by Anna Shvets)
Mencampur cairan. (Sumber: Pexels by Anna Shvets)

Ciri-ciri Homogen

Ciri-ciri campuran homogen adalah:

- Partikel penyusun antara yang satu dengan yang lain tidak dapat dibedakan.

- Mempunyai warna yang sama rata.

- Mempunyai rasa yang sama.

- Zat yang tercampur memiliki perbandingan yang sama.

- Memiliki tingkat konsentrasi yang sama.

- Wujudnya berupa padatan, gas dan juga cairan.

- Campuran tidak dapat dipisahkan dengan menggunakan cara mekanis, tetapi dapat dipisahkan menggunakan cara yang lebih sulit, contohnya seperti distilasi.

Ciri-ciri Heterogen

Ciri-ciri campuran heterogen adalah:

- Partikel penyusun dengan partikel lainnya berbeda alias bisa dibedakan.

- Kedua jenis bahan memiliki warna yang tidak sama, sehingga tidak dapat didegradasi.

- Kedua bahan cenderung atau umumnya memiliki rasa yang tidak sama di setiap lapisannya.

- Perbandingan antara kedua atau lebih zat yang tercampur tidak sama.

- Konsentrasi yang dimiliki kedua bahan tidak sama.

- Wujudnya pun bisa berupa padatan, gas, atau cairan.

- Kedua bahan atau campuran bisa dipisahkan dengan menggunakan system mekanis yaitu filtrasi alias penyaringan biasa yang tak sulit.

Contoh Homogen dan Heterogen

©Shutterstock
©Shutterstock

Contoh Homogen

Contoh campuran homogen adalah :

- Air Garam (Air Laut memiliki kadar garam).

- Larutan Air dan Gula pada minuman softdrink.

- CO2 yang terdapat di dalam air (air terkarbonisasi).

- Uap air yang terdapat di udara.

- Karbon Monoksida (CO) yang terdapat di udara.

- Campuran antara tembaga dan seng yaitu Kuningan.

- Campuran Perak, Tembaga dan Emas yaitu Emas Putih.

Contoh Heterogen

Contoh campuran heterogen adalah:

- Air dan pasir yang dicampur.

- Ketan, kacang hijau yang direbus.

- Bubur kacang hijau.

- Adukan semen dan coral.

- Saus dan salad.

- Beton yang merupakan campuran heterogen dari agregat semen dan air.

- Es batu yang tercampur dengan cola.

- Kue chip cokelat.

Sifat Homogen dan Heterogen

Ilustrasi bahan kimia. (dok. unsplash/Novi Thedora)
Ilustrasi bahan kimia. (dok. unsplash/Novi Thedora)

Sifat Homogen

Sifat campuran homogen adalah:

Campuran homogen memiliki sifat bahwa setiap bagian dari campuran homogen selalu sama, baik dari segi warna, rasa, hingga perbandingannya. Seperti contohnya adalah sesendok gula yang dilarutkan ke dalam air.

Sifat Heterogen

Sifat campuran heterogen adalah:

Campuran heterogen merupakan campuran dari dua zat atau lebih, memiliki sifat yang mana zat penyusunnya tak sama alias tak seragam. Sehingga kedua zat tersebut masih bisa dibedakan partikel-partikelnya.

Contoh dari campuran heterogen seperti campuran antara tanah dengan kerikil, beton, campuran antara pasir dan air, dan campuran lainnya yang kedua zatnya masih tampak dengan mata telanjang tanpa bantuan alat.

Perbedaan Homogen dan Heterogen

Percobaan kimia. (Sumber: Pexels by RF._.studio)
Percobaan kimia. (Sumber: Pexels by RF._.studio)

Perbedaan antara campuran heterogen dan homogen adalah:

- Berdasarkan Bahan dan Campuran

Bahan dan campuran homogen memiliki komposisi dan sifat seragam yang sama di seluruh bagian sedangkan bahan dan campuran heterogen tidak memiliki komposisi seragam atau sifat seragam.

- Berdasarkan Komponen

Campuran heterogen merupakan campuran yang komponen-komponennya masih dapat terlihat terpisah secara kasat mata. Sedangkan, campuran homogen komponennya tidak terlihat dengan mata telanjang.