Honda City Hatchback Sudah Ada di Indonesia

Yunisa Herawati
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ada satu produk baru Honda yang banyak menyita perhatian masyarakat di Indonesia, yakni City Hatchback. Mobil yang dibangun berdasarkan basis dari sedan Honda City itu sudah dipasarkan secara resmi di Thailand.

Wujudnya merupakan perpaduan antara penampilan elegan ala sedan dengan unsur sporty dari mobil berjenis hatchback.

Dari penelusuran VIVA Otomotif di laman Nilai Jual Kendaraan Bermotor DKI Jakarta, Senin 4 Januari 2021, diketahui bahwa mobil tersebut juga sudah terdaftar di Kementerian Dalam Negeri, yang bertanggung jawab dalam hal menentukan NJKB seluruh kendaraan di Tanah Air.

Pada laman tersebut, tercantum dua mobil Honda City dengan kode HB, yakni CITY HB 1.5L RS MT dan CITY HB 1.5L RS CVT. Kode di belakang merupakan petunjuk dari sistem transmisi yang dipasang, yakni manual untuk MT dan CVT berarti otomatis dengan teknologi continuous variable transmission.

Kode RS yang berarti Road Sailing, menunjukkan bahwa model yang didaftarkan merupakan varian tertinggi. Honda selalu memakai kode tersebut untuk tipe yang paling banyak fiturnya.

Sementara itu, 1.5L berarti mobil baru tersebut menggunakan mesin dengan kapasitas 1.500cc. Honda City Hatchback yang dipasarkan di Thailand kapasitasnya hanya 1.200cc, namun dibekali turbocharger.

Saat dikonfirmasi, Business Innovation and Sales and Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy mengaku bahwa mobil tersebut sudah ada di Indonesia dan sudah lulus uji tipe dari Kementerian Perhubungan.

“Iya sudah dites di Kemenhub,” ujarnya kepada VIVA Otomotif.

Namun, Billy menjelaskan bahwa meski unit sudah lulus uji bukan berarti mobil tersebut akan langsung dipasarkan.

“Bukan berarti apa yang dites di Kemenhub pasti akan diluncurkan ya,” tuturnya singkat.

Sebelumnya sempat muncul isu, bahwa City Hatchback bakal menggantikan posisi Honda Jazz, karena kedua model itu berada dalam segmen yang sama.

Terkait hal itu, Billy mengatakan bahwa sampai saat ini HPM masih melakukan penelitian lebih jauh, sebelum mengambil keputusan besar tersebut.

“Apakah mobil ini bakal menggantikan Honda Jazz atau dua-duanya hadir, itu semua masih kami pelajari lebih lanjut,” ungkapnya.