Honda Genjot Kapasitas Produksi Roda Dua

PT Astra Honda Motor (AHM) berencana meningkatkan kapasitas produksi hingga mencapai seperempat lebih dari jumlah yang ada saat ini pada tahun 2013 mendatang. Rencana tersebut sejalan dengan pendirian pabrik baru Honda yang nantinya mampu menghasilkan 5,3 juta unit pertahun.

Sebagai pemegang saham mayoritas, Honda Jepang menyatakan, jumlah unit yang diproduksi menempatkan Indonesia sebagai pasar sepeda motor terbesar ketiga di dunia. Pembangunan pabrik baru tersebut menelan biaya investasi sekitar US$ 364.870.000 dan memproduksi skuter matic 125cc untuk pasar Indonesia dan ekspor.

Tahun lalu Honda berhasil memproduksi 15 juta sepeda motor di seluruh dunia. Saat ini Honda berupaya meningkatkan output 20 juta unit pada tahun fiskal 2013 melalui peningkatan produksi di Indonesia, India dan beberapa negara lain.

Honda mengatakan, motor matic bermesin 125cc yang mencapai keiritan bahan bakar 25 persen akan diproduksi dan dijual di ASEAN dan beberapa negara berkembang lainnya. Menurut Honda, pasar motor 125cc mencapai pertumbuhan yang cukup signifikan di Asia Tenggara.

Dalam 2 - 3 tahun mendatang, Honda menyiapkan mesin baru untuk menggantikan tiga mesin yang berbeda di beberapa negara. Mesin menengah 700cc akan diproduksi di pabrik Honda di Kumamoto, Jepang, yang ditujukan untuk pasar negara-negara maju.

Dengan pengembangan mesin baru, Honda berencana melipatgandakan penjualan 30 juta unit roda dua di seluruh dunia pada 10 tahun kedepan. (kpl/nzr/bun)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.