Honda S2000 Modulo Climax Siap Geser 86 dan BRZ?

OTOSIA.COM - Satu mobil yang menjadi perhatian banyak orang di booth Honda saat ajang Tokyo Auto Salon 2013 digelar adalah keluarga mobil sportnya. Honda S2000 Modulo Climax yang dihadirkan ini digadang-gadang menjadi penerus kejayaan S2000 pada satu dekade lalu.

Mobil sport asal pabrikan Honda ini memang sudah tidak dijual dan diproduksi lagi sejak 4 tahun lalu. Tapi dalam ajang TAS 2013 ini Honda seakan ingin membangkitkan kembali kejayaan Honda S2000 di persaingan mobil sport yang mulai dikuasai Toyota 86 dan Subaru BRZ.

Honda S2000 Modulo Climax ini hadir dengan perubahan sisi desain aerodinamisnya. Bagian depan bumper dengan guratan garis aerodinamika serta juga dilengkapi desain lampu LED cantik di mana konsepnya memanjang dan melintang hingga grille.

Honda S2000 Modulo ClimaxHonda S2000 Modulo Climax

Konsep desain baru dan sporty juga diperlihatkan pada bagian bumper belakang yang lengkap dengan dual knalpot berlapis chrome. Kemudian dilanjut dengan mengenakan velg sporty berpadu dengan warna caliper rem merah yang senada dengan warna body mobil.

Sedan untuk spesifikasi detail mesin masih belum dipaparkan secara jelas oleh Honda. Namun yang pasti sesuai dengan namanya S2000 akan tetap menggunakan mesin berkapasitas 2.0 liter. Rencana peluncuran dan pemasaran produk mobil sport baru Honda ini juga belum dipastikan kapan.

Honda S2000 Modulo Climax - interiorHonda S2000 Modulo Climax - interior

(kpl/vin)

Baca juga:

YAMAHA XEON RC INJEKSI 2013 LEBIH MURAH

DAHLAN ISKAN: SAYA MELANGGAR DEMI ILMU PENGETAHUAN

MOTOR SPORT MURAH, HONDA VERZA 150 SEGERA DIRILIS!

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.