Honda Vario Diubah Jadi Motor Listrik, Begini Hasilnya

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Indonesia tidak hanya memiliki banyak talenta dalam bidang manufaktur saja, namun juga kreativitas memanfaatkan teknologi yang ada. Seperti yang dilakukan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Badan Litbang ESDM tengah melakukan penelitian dan perekayasaan terhadap sepeda motor berbahan bakar bensin, menjadi sepeda motor listrik.

Menurut Kepala P3TKEBTKE, Hariyanto, upaya ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Peraturan Menteri Pehubungan nomor 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar menjadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman resmi Kementerian ESDM, Selasa 2 Maret 2021, modifikasi dilakukan pada konverter untuk menyambungkan kruk as ke transmisi. Perubahan pada pegangan motor listrik pada rangka motor menggunakan pelat besi.

“Beberapa poin penting yang harus dipatuhi adalah, daya motor listrik paling tinggi sesuai dengan klasifikasi sebagai sepeda motor dengan isi silinder sampai dengan 110 cc, daya motor listrik konversi paling tinggi 2 kW,” ujarnya.

Sepeda motor yang dimodifikasi menggunakan tipe Honda Vario rakitan 2010. Pertimbangan pemilihan jenis motor ini, yakni berdasarkan harga kendaraan dan data penjualan selama 10 tahun terakhir.

Hasilnya kemudian diuji jalan di area Bogor, Jawa Barat sejauh 7,2 kilometer dengan kecepatan rata-rata 30 km per jam, selama sekitar 15 menit.

Satu kekurangan yang didapatkan dari modifikasi tersebut, yakni mengenai biaya konversinya yang belum masuk dalam taraf terjangkau. Salah satu penyebabnya, yakni baterai dibeli dengan harga eceran, bukan industri.