Hosting Adalah Tempat Penyimpanan Data Web, Pahami Fungsi dan Cara Kerjanya

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Pengertian hosting adalah tempat untuk menyimpan semua file dan data website sehingga dapat diakses oleh banyak orang melalui internet. File dan data website tersebut bisa berupa video, gambar, email, script, aplikasi, dan database.

Sementara secara umum, pengertian hosting adalah sebuah layanan yang menyediakan jasa penyewaan sumber daya server sehingga kamu dapat menyimpan data dan mengaksesnya secara online.

Hosting sangat berperan penting dalam dunia internet, tanpa hosting semua data yang ada di website tidak akan bisa ditampilkan pada browser sehingga website anda tidak dapat diakses oleh pengunjung. Hal ini dikarenakan anda tidak memiliki tempat untuk menyimpan data pada website.

Berikut ini penjelasan mengenai definisi hosting beserta fungsi, jenis-jenis, dan cara kerjanya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (14/11/2021).

Definisi Hosting

Ilustrasi situs web, website, internet. Kredit: 200 Degrees via Pixabay
Ilustrasi situs web, website, internet. Kredit: 200 Degrees via Pixabay

Hosting adalah sebuah layanan online yang digunakan untuk mengelola data situs atau aplikasi web oleh pengguna dan ditampilkan melalui via internet. File website yang tersimpan di dalam hosting berupa gambar, script, video, email, aplikasi, dan database (basis data).

Ketika anda mengunjungi sebuah website, maka anda sedang mengakses file seperti HTML, CSS, dan gambar-gambar yang dapat anda lihat di layar HP atau komputer. Supaya anda dapat mengakses file-file tersebut melalui internet, maka file-file tersebut harus disimpan di dalam sebuah server.

Server adalah sebuah komputer yang terhubung ke internet dan dapat diakses oleh pengguna lain di mana saja. Penyedia layanan hosting memiliki fasilitas server, konektivitas, serta layanan-layanan terkait yang diperlukan untuk membangun dan mengelola website.

Fungsi Hosting

Ilustrasi Situs Web, Internet, Website. Kredit: FirmBee via Pixabay
Ilustrasi Situs Web, Internet, Website. Kredit: FirmBee via Pixabay

Berikut ini fungsi hosting adalah sebagai:

1. Menyimpan Konten Website

Konten website seperti kode html, css dan javascript diunggah oleh pembuat web ke layanan hosting. Kode-kode tersebut nantinya yang bertugas menampilkan konten ke browser pengguna saat diakses. Konten tersebut disimpan pada folder publik pada akun hosting pengguna.

2. Menyimpan Konten Aplikasi

Selanjutnya fungsi hosting adalah menyimpan konten aplikasi. Selain website atau situs web, aplikasi seluler seperti aplikasi Android juga memerlukan hosting untuk menyimpan kontennya. Misal aplikasi Al-quran online menyimpan file gambar ayat-ayat Al-quran di hosting sehingga dapat diunduh ke aplikasi oleh pemakainnya saat dibutuhkan. Dengan menyimpan konten aplikasi pada hosting, pembuat aplikasi dapat dengan mudah memperbarui konten aplikasi tanpa harus melakukan pembaruan terhadap aplikasi itu sendiri. Aplikasi menjadi lebih dinamis dan lebih aman.

3. Menyimpan Konten Basis Data

Selanjutnya, fungsi hosting adalah menyimpan konten basis data. Basis data yang digunakan dalam sistem informasi baik pada desktop maupun mobile, memerlukan hostingnya sendiri. Contoh penggunaan hosting basis data ialah pada aplikasi penjualan online. Aplikasi berada pada perangkat pengguna, tetapi basis data ada pada server online. Sehingga, aplikasi data aplikasi dapat diakses di mana saja.

4. Mengelola Email

Berikutnya, fungsi hosting adalah mengelola email. Surat elektronik atau email memerlukan server sebagai media perantara pengiriman email. Email juga memerlukan hosting yang lebih dikenal dengan hositn email. Terkadang, saat menyewa layanan hosting web, kita juga diberikan layanan hosting email. Hal ini sering pada layanan web hosting konvensional. Hosting email secara khusus juga kadang dijual, misal pada layanan hosting email milik Google, yaitu Workspace (dulu bernama Gsuite), serta layanan hosting email Zoho.

5. Mengelola DNS

Domain Name System (DNS) adalah metode penamaan dan pengelolaan alamat internet selain alamat Internet Protocol (IP). Dengan adanya domain, kita mengenal google.com, facebook.com, analisaaceh.com, pedulilindungi.id dan sebagainya. Alamat domain ini perlu dikelola pada sebuah sistem hosting dns, sehingga ketika browser memanggilnya, maka domain tersebut mengarah ke alamat IP yang seharusnya. Hosting DNS juga seperti email, terkadang penyedia layanan hosting konvensional sudah mengikutsertakan layanan hosting dns pada paket hostingnya. Contoh layanan hosting dns secara khusus adalah cloudns, no-ip, Google Cloud DNS, Amazon Route53, Cloudflare DNS Proxy, dan Digital Ocean DNS.

Jenis-Jenis Hosting

Ilustrasi Email (tsl.texas.gov)
Ilustrasi Email (tsl.texas.gov)

Berikut ini adalah beberapa jenis hosting yang harus anda ketahui, yaitu:

1. Shared Hosting

Shared hosting adalah jenis hosting yang servernya dipakai oleh banyak user akun hosting sekaligus, artinya satu server digunakan secara bersama-sama sehingga shared hosting mengharuskan untuk berbagi server dengan pengguna lain. Jadi, pada saat traffic pengguna lain tinggi maka akan berpengaruh pada performa website anda. Shared hosting merupakan salah satu jenis hosting yang cukup populer dan banyak digunakan karena harganya yang cukup murah. Layanan ini sangat cocok untuk sebuah website baru yang tidak memiliki traffic yang tinggi.

2. Cloud Hosting

Cloud hosting adalah jenis hosting yang memiliki resource seperti VPS yang dilengkapi dengan kemudahan penggunaan seperti shared hosting. Oleh karena itu, anda tidak perlu memiliki kemampuan khusus dari segi teknis mengelola server untuk bisa menggunakan cloud hosting. Pada layanan ini hosting akan memberikan beban ke beberapa server sekaligus yang mana ketika salah satu server mati atau mengalami gangguan, website anda akan tetap online dikarenakan sudah di backup oleh server lain.

3. VPS Hosting

VPS (Virtual Private Server) hosting adalah jenis layanan hosting khusus yang resourcenya memang disediakan oleh satu user saja. Sehingga, kinerja server tidak akan berpengaruh terhadap pengguna lain. Layanan VPS ini memberikan akses penuh bagi anda untuk mengatur dan mengelola resource dalam menentukan sistem operasi maupun platform yang ingin digunakan. Untuk konfigurasi server dilakukan oleh user sendiri sehingga anda harus memiliki skill teknis dalam mengelola server.

4. Wordpress Hosting

Wordpress hosting adalah jenis layanan hosting yang dioptimalkan khusus untuk wordpress yang dibuat seperti shared hosting. Namun bedanya untuk wordpress hosting ini konfigurasi servernya dikhususkan untuk wordpress. Layanan ini akan memudahkan anda dalam pembuatan website hanya dengan beberapa klik saja, wordpress hosting ini juga ditempatkan di server khusus dengan menggunakan web server LiteSpeed Enterprise yang dilengkapi dengan fitur LS Cache sebagai sistem caching web server yang membuat akses website anda jauh lebih cepat.

5. Dedicated Hosting

Dedicated hosting adalah hosting yang satu server yang hanya digunakan oleh satu user saja tanpa berbagi akses dengan pengguna lain. Jadi, anda tidak perlu khawatir website anda down dikarenakan satu server hanya didedikasikan untuk anda seorang. Layanan ini juga memberikan akses penuh terhadap server sehingga anda bebas untuk melakukan konfigurasi server sesuai dengan keinginan. Dedicated server ini sangat cocok digunakan untuk website yang memiliki traffic yang tinggi seperti e-Commerce atau marketplace, sistem perbankan dan lain-lain.

6. Email Hosting

Email hosting adalah salah satu jenis layanan hosting yang dikhususkan untuk aktivitas email baik menerima maupun mengirim email. Email hosting ini menyediakan layanan membuat alamat email sesuai dengan brand atau bisnis anda. Layanan ini sangat cocok digunakan untuk perusahaan yang ingin menggunakan nama email sesuai dengan nama brand contoh namaanda@perusahaananda.com. Dengan memiliki akun email bisnis, secara otomatis akan menaikkan citra perusahaan anda karena tidak menggunakan domain orang lain alias gratisan, seperti yahoo, gmail atau layanan gratis lainnya.

Cara Kerja Hosting

Ilustrasi Google | pexels.com/@pixabay
Ilustrasi Google | pexels.com/@pixabay

Cara kerja dari paket hosting dimulai dari sebuah perusahaan layanan hosting yang menyediakan ruang server yang menyimpan aset dan data untuk kebutuhan website. Pada saat Anda mengakses alamat situs web selanjutnya internet akan mengirim permintaan akses kepada server hosting. Kemudian server pun akan merespon dengan mengirimkan kembali data-data dari alamat website yang dicari dalam bentuk tulisan dan gambar.

Tentunya dalam pemakaian hosting juga membayar biaya sewa setiap bulannya. Jika anda membayar tepat waktu, maka layanan server akan selalu mudah untuk diakses dan dapat berfungsi dengan baik tanpa ada gangguan terkait koneksi dan sebagainya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel