Hotel dan Resto Kota Malang Dapat Hibah Pariwisata Rp1 Miliar

Dusep Malik, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebanyak 119 hotel dan restoran di Kota Malang mendapatkan hibah pariwisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Hotel dan restauran yang mendapatkan hibah itu telah memenuhi kriteria dan tercatat oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Malang.

"Yang mendapatkan hibah di Kota Malang sebanyak 119 hotel dan restoran. Besarannya bermacam-macam ada yang Rp51 ribu hingga Rp1 miliar" kata Kepala Disporapar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni Jumat, 15 Januari 2021.

Kriteria penerima hibah pariwisata Kemenparekraf antara lain, taat membayar pajak, masih beroperasional dan melaporkan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Hibah ini menjadi angin segar bagi industri hotel dan restauran yang lesu akibat pandemi COVID-19.

"Setelah itu kami akan seleksi siapa saja yang sudah lengkap. Lalu, setelah itu ada nota persetujuan dana hibah daerah. Setelah dana cair dari pusat kami salurkan ke rekening masing-masing. Sudah kami salurkan kepada 119 hotel dan restoran yang ada pada akhir Desember 2020, lalu," ujar Ida Ayu.

Sementara menyongsong, tahun 2021. Ida Ayu mengungkapkan pihaknya masih menunggu informasi lanjutan dari Kemenparkraf terkait penyaluran dana hibah pariwisata ke daerah. Instruksi dari pusat biasanya mereka di panggil untuk melakukan rapat terlebih dahulu.

"Biasanya petunjuknya itu pada Oktober. Sehingga saat ini kami masih menunggu instruksi dari pusat. Biasanya dari Kementerian memanggil kami untuk melakukan rapat," tutur Ida Ayu.

Public Relation Ijen Suites Resort and Convention, Kota Malang, Iazun Nurin mengatakan tempat mereka menjadi salah satu hotel penerima hibah di 2020 lalu. Nominalnya, secara detail dia tidak tahu persis karena hanya jajaran manajemen yang mengetahuinya. Dana hibah itu katanya, untuk biaya operasional dan gaji karyawan.

"Kalau nominalnya hibah pihak manajemen yang tahu detil. Jadi dana hibah tersebut diperuntukkan untuk membantu operasional hotel. Termasuk membantu gaji karyawan yang sempat tidak dibayar penuh," kata Iazun Nurin.