Hotel di Bogor alami kebakaran akibat masalah aliran listrik di plafon

Hotel The Mirah di Kota Bogor, Jawa Barat, mengalami kebakaran diduga akibat masalah aliran listrik di bagian plafon lantai 1 yang merembet ke kantin karyawan di bawahnya pada Sabtu sore.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor Ade Nuhgraha saat dikonfirmasi di Kota Bogor, Sabtu, menerangkan kejadian dilaporkan pada pukul 16.20 WIB.

"Unit yang dikerahkan sebanyak lima unit untuk memadamkan api dan saat ini sudah aman," ujarnya.

Baca juga: Petugas Damkar bantu evakuasi warga Bogor kelebihan berat badan

Menurut Ade, kebakaran bisa diatasi sekitar 20 menit setelah lima mobil pemadam dikerahkan. Tim pemadam dengan jumlah 30 orang petugas tidak ingin api benar-benar merembet dan beruntung dapat segera diatasi.

Berawal dari muncul asap di plafon lantai 1 yang diketahui manajer hotel membuat penghuni penginapan itu segera dievakuasi keluar gedung.

Pada saat itu, alarm kedaruratan hotel pun tidak menyala sehingga evakuasi penghuni tidak mengandalkan alarm.

Meskipun begitu, api sempat menjalar ke kantin, gudang bahan makanan dan loker karyawan. Diperkirakan luas bangunan yang terbakar seluas 10 x 7 meter.

Baca juga: Tiga mobil Damkar padamkan kebakaran di AEON Mall Bogor

"Menurut informasi tadi (dari) penghuni hotel tidak ada alarm berbunyi, kemungkinan saat kejadian alat itu mati," jelasnya.

Kejadian kebakaran di Hotel Mirah, kata dia, memiliki risiko yang sama seperti gedung pada umumnya begitu tertutup sehingga menyulitkan petugas.

Asap yang sulit keluar mengakibatkan petugas kesulitan bernafas dan satu orang siswa magang sempat menghirup gumpalan asap yang menyesakkan nafasnya.

Beruntung, karyawan tersebut bisa segera diselamatkan sehingga pada kejadian ini tidak ada korban jiwa.

"Sekarang sudah aman, kerugian pemilik hotel masih dalam perhitungan," jelasnya.

Baca juga: Tim Rescue Damkar Bogor evakuasi 18 ekor ular kobra di Citeureup


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel