Hotma Sitompul Angkat Bicara soal Pengusiran Desiree Tarigan

Tasya Paramitha
·Bacaan 1 menit

VIVA – Rumah tangga pengacara kondang, Hotma Sitompul dan Desiree Tarigan tengah jadi sorotan. Baru-baru ini, Desiree mengaku telah diusir oleh sang suami dan mengungkap bahwa pernikahannya telah lama bermasalah.

Terkait hal ini, pihak Hotma Sitompul akhirnya buka suara. Melalui rilis dari tim kuasa hukumnya, Hotma memberikan tiga poin dalam klarifikasinya. Ia membantah pernyataan Desiree yang sebelumnya yang menarasikan seolah-olah ia menolak rencana sang istri kembali tinggal bersamanya.

Klik halaman berikutnya untuk tahu lebih banyak.

"Bahwa Bapak Hotma Sitompul pada prinsipnya tetap berkeinginan menyelesaikan semua dan setiap permasalahan rumah tangga yang ada dengan Ibu Desiree T. Sitompul dan kembali hidup berdampingan sebagai suami istri," demikian pernyataan resmi Hotma yang diterima VIVA, Sabtu, 27 Maret 2021.

Dalam poin kedua, pihak Hotma Sitompul mengatakan bahwa Desiree Tarigan telah meninggalkan rumah mereka sejak 7 Februari 2021 dan mengosongkan hampir seluruh isi perabotan rumah. Sejak saat itu, tidak ada komunikasi sama sekali antara keduanya.

Menurut mereka, baru pada tanggal 24 Maret 2021, Desiree menyatakan akan kembali ke rumah pada 26 Maret 2021. Baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui berita selengkapnya.

"Maka, sebagaimana telah kami sampaikan dalam surat kami tertanggal 25 Maret 2021, kami meminta kepada Ibu Desiree T. Sitompul untuk menunda rencananya tersebut, guna memberikan waktu kepada kedua belah pihak untuk terlebih dahulu membahas penyelesaian semua dan setiap permasalahan maupun kesalahpahaman yang ada secara menyeluruh sebelum kembali hidup bersama," jelas pihak Hotma.

Hotma Sitompul juga telah memutuskan untuk tidak menanggapi hal-hal lain yang terjadi setelah Desiree Tarigan meninggal rumah, demi menjaga privasi dan harkat serta nama baik kedua belah pihak.

"Dalam kesempatan ini Bapak Hotma Sitompul memutuskan untuk tidak menanggapinya, agar tidak memperkeruh suasana dalam rangka mencapai penyelesaian yang sebaik-baiknya bagi kedua belah pihak," tutupnya.