Hotman Paris Bantah Desiree Tarigan Aniaya ART

Ichsan Suhendra
·Bacaan 1 menit

VIVAHotman paris selaku kuasa hukum Desiree Tarigan membantah kliennya telah melakukan tindakan kekerasan atau menganiaya Asisten Rumah Tangga. Bantahan Hotman muncul karena salah satu orang bernama Irni muncul. Ia mengaku sebagai mantan ART Desiree Tarigan.

Irni melaporkan Desiree ke Komnas Perempuan karena merasa terancam. Dalam kesempatan itum, Irni juga mengaku pernah dianiaya dan disekap pada 24 sampai 25 Maret 2021.

Irni mengaku, diperlakukan seperti itu karena dicurigai Desiree sebagai mata-mata dari HIotma Sitompul. Lantas bagaimana tanggapan pihak Desiree terkait hal ini?

Irni pernah mengaku mendapat siksaan vaik secara verbal maupun fisik. Hal itu terjadi beberapa bulan yang lalu. Akhirnya Irni bersama pengacaranya membawa masalah ini ke publik.

"Aku pada saat itu orangnya ngomong sampai mataku dicolok-colok. Mataku dicolok-colok sampai dia ngatain aku gila, segala macam. Pokoknya caci maki semua itu pada tanggal 24 itu," kata Irni kala itu.

Mengenai hal ini, Hotman Paris membantha. Ia yakin kliennya tidak melakukan seperti apa yang telah dituduhkan. Menurut Hotman, Desiree memang sempat memeriksa telepon genggam ART tersebut, namun tidak menyiksa dan lain sebagainya.

"Kalau bisa dibuktikan silakan kita jalankan. Saya sudah interview Desi. Memang hpnya kita lihat ya wajar untuk memastikan tidak ada info rahasia keluar, itu sudah dicek. Tidak menuduh. Ternyata akhirnya si Mbak ini pindah ke kubu sana, ada apa? Jadi ada cek, ada surat pernyataan dan ditandatangani sudah dicek," kata Hotman.

Seperti diketahui, saat ini Desiree Tarigan dan Hotma Sitompul sedang menjalani proses cerai. Isu orang ketiga kabarnya menjadi penyebab retaknya rumah tangga mereka. Terkaitt penganiayaan ART, Hotman pernah mengklairifikasi hal ini dan Desiree membantahnya. Pemeriksan telepon genggam itu pun atas persetujuan karena ada surat pernyataan.

"Desi sama yang lain membantah, memang mereka cek hp karena ada dugaan sumber informasi ke pihak tertentu. Ada surat pernyataannya. Itu enggak ada masalah," ujar Hotman.