Hotman Paris Bela Pegawai Alfamart Pergoki Pencuri Malah Disuruh Minta Maaf

Merdeka.com - Merdeka.com - Pengacara kondang Hotman Paris siap beri bantuan hukum gratis kepada karyawan alfamart yang diancam oleh konsumen. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Hotman dalam postingan instagramnya @hotmanparisofficial.

"Jangan minta maaf kalau tidak bersalah, lawan! Saya siap bantu gratis," tegas hotman yang dikutip dari akun instagramnya, Senin (15/8).

Hotman Paris baru mengetahui adanya karyawan Alfamart yang diancam oleh konsumen melalui komentar netizen.

Dia juga mengatakan, kepada pegawai Alfamart yang diancam tersebut untuk segera menghubunginya melalui DM Instagram. Bahkan, Hotman menegaskan, sampai dua kali untuk tidak meminta maaf kalau tidak merasa bersalah.

"Hotman Paris siap mendampingi kamu (karyawan alfamart) secara gratis. Silakan DM saya, jangan minta maaf kalau tidak bersalah. Jangan minta maaf kalau tidak bersalah," kata dia.

Seperti diketahui, viral seorang wanita pengemudi Mercy mengambil cokelat di Alfamart. Aksinya ketahuan pegawai Alfamart. Hingga akhirnya dia memilih membayar barang yang diambil tersebut.

Videonya viral. Merasa nama baiknya dicemarkan. Dia pun membawa pengacara mendatangi karyawan Alfamart tersebut. Mengancam akan membawa hal ini ke ranah hukum dengan UU ITE. Karyawa Alfamart tersebut pun akhirnya minta maaf.

Hal ini membuat heboh jaga media sosial. Karyawan Alfamart tersebut dianggap tidak salah sehingga tak perlu meminta maaf. Ditambah, aksi arogan pelaku pencuri yang justru mengancam balik.

Sementara itu, Manajemen Alfamart tengah melakukan investigasi terkait adanya karyawan yang diancam oleh menggunakan UU ITE oleh konsumen yang mengambil barang tanpa membayar. Dan pihak Alfamart juga akan mengambil langkah hukum terkait kasus tersebut.

"Terkait dengan pemberitaan seorang karyawan Alfamart yang diancam UU ITE oleh seorang konsumen adalah benar, yang terjadi pada 13 Agustus 2022, jam 10.30 di Alfamart Sampora, Kampung Sampora RT 04, RW 02, Desa Sampora, Kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan," kata Corporate Communication GM Alfamart, Nur Rachman kepada merdeka.com, Senin (15/8).

Dia menceritana, karyawan Alfamart menyaksikan kejadian konsumen yang telah mengambil barang tanpa membayar. Setelah dimintai pertanggungjawaban, konsumen baru membayar produk cokelat yang diambilnya.

"Dari investigasi karyawan pun menemukan produk lain yang diambil selain cokelat," lanjut Nur.

Dia menegaskan, pihaknya sangat menyayangkan adanya tindakan lanjutan sepihak dari konsumen dengan membawa pengacara yang membuat karyawan Alfamart tertekan. "Alfamart sedang melakukan investigasi internal lebih lanjut dan apabila diperlukan Alfamart akan mengambil langkah hukum selanjutnya," tutup Nur.

Sebelumnya, viral sebuah cuitan di Twitter oleh akun @Mei2Namaku pada Minggu (14/8) kemarin. Akun tersebut mengunggah ulang kejadian seorang Ibu mengambil tiga cokelat di Alfamart tanpa membayar.

"Ibunya ketahuan ngambil cokelat gak bayar. Karyawan Alfamart diancam UU ITE oleh si Ibu, dipaksa minta maaf. Yang nyolong siapa yang suruh minta maaf siapa," tulis @Mei2Namaku. [rnd]