HP Android dengan Snapdragon 8 Gen1 Tembus Skor 1 Juta Poin di AnTuTu

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Baru-baru ini, pegiat gadget dibuat terkejut dengan performa chipset Dimensity 9000--sebelumnya diduga Dimensity 2000--buatan MediaTek.

Pada saat itu, chipset yang dibuat dengan arsitekur 4nm tersebut mampu mencetak skor lebih dari 1 juta poin atau tepatnya 1002220 di platform benchmark AnTuTu.

Kini, sebuah HP Android misterius lainnya yang diduga memakai chipset Snapdragon 8 Gen1 milik Qualcomm juga nongol di AnTuTu.

Dikutip dari blogger Technology at 8 o'clock via GSM Arena, Jumat (26/11/2021), ponsel misterius tersebut sukses mencetak skor 1035020 poin.

Dibandingkan dengan Dimensity 9000, skor yang didapat oleh Snapdragon 8 Gen1 ini lebih tinggi 32,800 poin.

Sebagai perbandingan, skor Snapdragon 888(+) saat ini hanya dikisaran 800,000--paling tinggi, beberapa diantaranya lebih rendah.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

HP Android Pertama dengan Snapdragon 8 Gen1

Lebih lanjut, diprediksi akan ada empat HP Android yang dirilis langsung menggunakan proses Snapdragon 8 Gen1 jelang akhir tahun ini.

Adapun ke-4 ponsel itu, termasuk Xiaomi 12, Moto Edge 30 Ultra, OnePlus 10 Pro, dan seri baru iQOO.

Jelang acara Qualcomm 30 November hingga 2 Desember ini, kita akan mengetahui secara pasti daftar smartphone apa saja yang pakai chipset baru ini.

Skor Benchmark Chipset Dimensity 2000 di AnTuTu

Sebuah smartphone Vivo dengan chipset MT6983--seri Dimensity 2000--ini muncul di platform benchmark AnTuTu.

Dari screenshot yang dibagikan Ice Universe dan Digital Chat Station, chipset baru MediaTek ini mampu mencetak skor lebih dari 1 juta poin atau tepatnya 1002220.

Dikutip dari GSM Arena, Senin (15/11/2021), smartphone misterius milik Vivo dengan kode nama V2184 ini merupakan model terbaru dari X-series.

(Ysl/Isk)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel