Huawei Mate X2 Kantongi Sertifikasi TENAA, Siap Dirilis?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang kehadiran Huawei Mate X2 memang sudah lama beredar di dunia maya. Berbagai bocoran paten hingga tanggal rilis ponsel layar lipat milik perusahaan.

Sayang, hingga kini tanggal peluncuran Mate X2 inipun belum dapat dipastikan. Akan tetapi, beberapa minggu lalu dua model ponsel baru Huawei mendapatkan serifikasi 3C di Tiongkok.

Berdasarkan informasi sertifikasi tersebut, kedua ponsel ini dengan nomor model TET-AN00 dan TET-AN10 sudah mendukung teknologi 5G dan fast charging 66W baru milik Huawei.

Meski belum ada informasi lebih detail, banyak yang meyakini kedua ponsel tersebut merupakan smartphone layar lipat Huawei Mate X2.

Selang beberapa waktu kemudian, dua smartphone Huawei dengan nomor model yang sama muncul di TENAA, sebagaimana dikutip dari Gizchina, Senin (23/11/2020).

Sayangnya, sertifikat dari TENAA tersebut tidak mengungkap secara detail spesifikasi yang akan diusung Huawei Mate X2 ini.

Prediksi Spesifikasi Mate X2

Walau begitu, berdasarkan informasi sertifikasi 3C, Huawei Mate X2 akan hadir dengan prosesor Kirin 9000 dan mendukung fast charging 66W.

Ponsel ini juga tampil dengan layar berukuran 8,3 inci dan refresh rate 120Hz beresolusi 2480 x 2220 piksel.

Untuk kamera, Huawei sudah menyematkan dua kamera 40MP dengan kemampuan zoom optikal 3x. Ponsel layar lipat Huawei ini juga sudah berjalan dengan Android 10 dengan balutan EMUI 11.

Dilengkapi Pengisian Baterai 66W

Smartphone lipat baru Huawei diprediksi hadir sebagai Mate X2. Smartphone ini disebut akan menjadi perangkat yang sepenuhnya baru, bukan hanya sekadar pembaruan seperti Matex Xs dan Mate X.

Dilansir GSM Arena, Rabu (11/11/2020), salah satu perubahan tersebut adalah standar fast charing baru.

Berdasarkan laporan dari 91mobiles, China Compulsory Certification (3C) sudah memberikan sertifikasi untuk smartphone tersebut.

Selain itu, terdapat pula keterangan bahwa Huawei Mate X2 akan memiliki kecepatan pengisian daya 66W, 20 persen lebih cepat daripada dua smartphone lipat lain Huawei.

(Ysl/Why)