Huawei P40 Punya Fitur Dual Mode 5G

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah vendor sedang menyiapkan flagship smartphone baru dan salah satunya adalah Huawei. Perusahaan asal Tiongkok tersebut akan merilis seri P40.

Dilansir dari GSM Arena, Jumat (21/2/2020), Huawei P40 dan P40 Pro akan diumumkan pada akhir Maret 2020. Keduanya pun disebut sudah terdaftar di badan sertifikasi Tiongkok, Tenaa.

Berdasarkan informasi di Tenaa, P40 memiliki dua nomor model ANA-AN00 dan ANA-TN00. Sementara P40 Pro dengan ELS-AN00 dan ELS-TN00. Kedua nomor model tersebut diperuntukkan bagi varian global dan Tiongkok.

Selain itu, diketahui bahwa Huawei P40 dan P40 Pro akan mendukung dual-mode 5G. Smartphone dengan dua slot kartu SIM itu menjalankan Android.

Huawei juga diprediksi akan menghadirkan P40 Premium Edition dengan lima kamera belakang. Salah satunya dengan lensa telephoto periscope, yang bisa melakukan 10x optical zoom.

Huawei P40 hadir dengan empat kamera belakang. Tiga di antaranya memiliki resolusi 52MP, 40MP, dan 8MP untuk telephoto yang bisa melakukan 5x optical zoom.

Sementara P40 Pro diprediksi akan memiliki layar melengkung tanpa notch dengan dua kamera depan. Namun sejauh ini belum ada konfirmasi dari Huawei tentang waktu peluncuran seri P40 di berbagai pasar, termasuk kisaran harga jualnya.

Pasar Smartphone Tiongkok Lesu, Huawei Terus Tumbuh

Salah satu toko resmi Huawei di Beijing, China (AP/Mark Schiefelbein)

Perusahaan riset pasar Canalys merilis laporan tentang pasar smartphone Tiongkok pada kuartal IV (Q4) 2019. Huawei mempertahankan dominasinya di pasar smartphone terbesar di dunia tersebut.

Huawei pada Q4 2019 telah mengapalkan 33,3 juta unit smartphone di Tiongkok, tumbuh 11 persen dibandingkan satu tahun lalu. Pangsa pasarnya sebesar 39 persen.

Oppo berada di posisi kedua dengan pengapalan 14 juta unit smartphone dan 16,4 persen pangsa pasar. Vivo bertengger di posisi tiga besar dengan 13,1 juta unit pengapalan smartphone, dan 15,4 persen pangsa pasar.

Posisi keempat dan kelima ditempati oleh Apple dan Xiaomi. Masing-masing mengapalkan 10,1 juta dan 8,1 juta unit smartphone. Pangsa pasar Apple sebesar 11,8 persen, sedangkan Xiaomi 9,5 persen.

Dari kelima vendor tersebut, hanya pangsa pasar Huawei yang mengalami pertumbuhan dibandingkan Q4 2018. Oppo turun 25 persen, Vivo 29 persen, Apple 12 persen, dan Xiaomi turun 14 persen.

Secara keseluruhan, pengapalan smartphone di Tiongkok pada Q4 2019 mencapai 85,3 juta unit, turun 15 persen year-over-year (YoY).

(Din/Why)