Hujan Abu, Borobudur Siapkan Kain Penutup Stupa

TEMPO.CO , Magelang: Kepala Balai Layanan Konservasi Candi Borobudur, Iskandar Mulia Siregar, mengatakan telah membuat 73 kain penutup stupa setelah adanya kucuran anggaran yang diajukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2012.

"Jadi, sekarang sudah siap jika sewaktu-waktu hujan abu Merapi terjadi lagi, setidaknya meminimalisir dampak pada bagian candi utama," kata Iskandar kepada Tempo, Senin, 5 November 2012.

Untuk membuat penutup stupa ini Borobudur mendapat alokasi anggaran sekitar Rp 200 juta. Penutup ini, menurut Iskandar, modelnya seperti cover atau penutup mobil yang terbuat dari bahan menyerupai parasit cukup tebal yang dijahit khusus menyesuaikan bentuk dan ukuran stupa. Total kain yang dipersiapkan menyesuaikan jumlah stupa induk puncak Candi Borobudur.

Dia menambahkan, pemasangan penutup kain itu hanya dilakukan saat keadaan benar-benar darurat. Jika belum ada laporan dari Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Vuklanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BVMBG) maka penutup stupa tak dikeluarkan.

Candi Borobudur sempat ditutup selama beberapa lama bagi wisatawan setelah diguyur sekitar 20 ribu meter kubik lebih abu Merapi saat erupsi hebat pada 2010. Pembersihan saat itu dilakukan cukup lama karena sulitnya menjagkau sejumlah sisa abu yang berada diselipan rongga batuan dan fondasi candi yang dibangun pada masa wangsa Syailendra di tahun 800 Masehi itu.

Koordinator Kelompok Kerja Pemeliharaan Taman Wisata Candi Borobudur, Nahar Cahyandaru, sebelumnyao pernah menjelaskan pembersihan sisa abu saat itu sulit karena harus menjangkau lorong-lorong air dari lantai bawah candi dengan cara mengangkat batu-batu candi. Pasalnya, sempat terjadi pendangkalan drainase akibat abu yang terlalu menumpuk.

"Yang juga cukup menyulitkan juga perbaikan kebocoran dinding candi agar tidak menjadi nutrisi bagi tumbuhnya lumut," kata dia.

Selain menyiapkan sarana fasilitas penutup stupa, anggaran yang ada digunakan untuk menyelesaikan perbaikan dinding candi yang bocor serta pembenahan halaman dan lereng Zona I Candi Borobudur dan penyempurnaan studio restorasi candi.

PRIBADI WICAKSONO

Terpopuler:

Jaringan Telpon Kabel di Kawasan Bromo Lumpuh

Berkisah Tentang Flores Lewat Foto 

Jus Pare, Jajanan Jalanan Taipei

Tenun Ikat Asal NTT Segera Dipatenkan

Tabuh Genting di Ceramic Music Festival 2012  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.