Hujan Deras Sebabkan Banjir di Garut, 50 Rumah Tergenang

Syahrul Ansyari, Diki Hidayat (Garut)
·Bacaan 1 menit

VIVA - Akibat hujan deras yang mengguyur di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebabkan banjir di sejumlah titik. Selain puluhan rumah, Madrasah Persis 99 Rancabango di Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, sempat terendam air bah yang meluap akibat drainase yang tersumbat.

Kapolsek Tarogong Kaler Garut, Iptu Masrokan, mengatakan bahwa selain madrasah, satu buah rumah warga terendam air dan lumpur hingga 30 cm. Tanggul penahan tanah sepanjang 5 meter roboh dan tempat penampungan air jebol, namun beruntung tak ada korban jiwa.

"Untuk wilayah kami memang ada madrasah bagian depannya tergenang air, lalu satu rumah dan fasilitas lainnya rusak akibat banjir," ujarnya, Rabu, 31 Maret 2021, malam.

Baca juga: Seorang Tewas akibat Banjir Bandang dan Longsor di Sumedang

Sementara itu, sekitar 50 rumah di Kampung Mekarjaya, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, sempat terendam air bah. Ketinggian air bah yang meluap di Rukun Warga (RW) 16 mencapai lutut orang dewasa.

"Ya sekitar kurang lebih 50 unit rumah sempat tergenang air bah, akibat hujan lebat," kata Rohmat Riswandi, kepala Desa Haurpanggung.

Selain itu, akibat hujan lebat jalur provisi di Jalan Suherman sempat tergenang air akibat luapan Sungai Ciojar. Bukan hanya jalan, Kantor Samsat Garut juga sempat tergenang air yang meluap.

"Saat ini sudah surut, tadi saat hujan terjadi luapan air dari Sungai Ciojar," kata Ahmad, warga sekitar Jalan Suherman Garut.