Hujan Deras, Seorang Pemotor di Malang Tewas Tertimpa Pohon

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pemotor di Kota Malang meninggal dunia setelah tertimpa pohon yang roboh. Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur disertai angin kencang, Jumat (11/11).

Korban meninggal dunia atas nama Imron (50) warga Jalan Kyai Parseh, Kelurahan Bumiayu, Kota Malang. Sementara anak laki-lakinya, Achmad Andro (21) mengalami luka-luka dan mengeluhkan sakit di punggung.

Kedua korban berboncengan dengan sang ayah memegang kemudi sepeda motor. Mereka terjatuh setelah tertimpa pohon roboh di Jalan Mayjen Sungkono Kota Malang.

Kapolsek Kadungkandang Kompol Agus Hariadi mengatakan, korban dari arah utara ke selatan menuju arah Krebet, Kabupaten Malang. Korban mengantarkan anaknya bekerja.

"Korban dari rumah hendak menuju tempat kerja anaknya di Krebet. Orang tuanya mengantar anaknya yang kerja dari arah utara ke selatan," ungkap Agus Siswo kepada wartawan Jumat (11/11).

Korban selanjutnya dievakuasi petugas menuju Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Sementara itu seorang saksi mengatakan, saat kejadian hujan sedang deras sekitar pukul 13.30 WIB disertai angin kencang. Korban tertimpa pohon yang jatuh hingga terluka di kepala.

Saat saksi memberikan pertolongan salah satu korban sudah tidak bergerak, dan segera mencari pertolongan di tengah hujan yang belum mereda.

"Saya tahunya ada orang jatuh di siitu. Saya tolong satu orang, yang satunya sudah gak bergerak, meninggal dunia atau bagaimana saya tidak tahu," kata Indra, saksi di lokasi kejadian kepada wartawan.

Petugas Polsek Kedungkandang beserta Tim BPBD Kota Malang telah mengevakuasi korban dan membersihkan batang pohon yang tumbang. Saat ini jalan telah kembali normal dapat dilalui pengguna jalan. [cob]