Hujan Lebat 3 Jam, Kota Penyangga IKN Kebanjiran

Merdeka.com - Merdeka.com - Ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda kebanjiran seusai diguyur hujan lebat tiga jam, Jumat (29/7). Cuaca buruk juga menyebabkan pendaratan pesawat Citilink dari Jakarta dialihkan ke Balikpapan.

Berdasarkan pantauan merdeka.com, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mulai mengguyur sekitar pukul 14.30 Wita hingga pukul 17.30 Wita. Relawan Info Taruna Samarinda melaporkan ada 31 titik banjir di Samarinda. Kawasan terparah ada di Samarinda Utara.

"Itu sampai jam 4 sore tadi. Ketinggian air sampai 40 cm," kata Koordinator Info Taruna Samarinda Joko Iswanto.

Pendaratan Pesawat Dialihkan

Pesawat Citilink itu seharusnya mendarat di Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda pukul 13.35 Wita. Setelah dialihkan ke Balikpapan, pesawat baru mendarat pukul 17.06 Wita.

Akses jalan dari dan menuju Kota Bontang, termasuk melewati Bandara Samarinda, lumpuh total akibat banjir di Jalan DI Panjaitan di Samarinda.

"Kendaraan tidak bergerak dari jam 6 sore tadi," kata warga Tanah Merah Samarinda, Aditya (40).

Pemerintah Pusat Diminta Turun Tangan

Alamsyah (45), pegawai bank pemerintah di Samarinda meminta pemerintah pusat turun tangan dengan banyak membantu penanganan banjir di Kota Samarinda.

Terlebih, seperti yang disampaikan Pemerintah, ke depan Samarinda menjadi salah satu kota penyangga Ibu Kota Nusantara selain Kota Balikpapan, seperti halnya Depok dan Bekasi yang berada di sekitaran DKI Jakarta.

"Apalagi sampai 2024 nanti bakal banyak pegawai pemerintahan pusat ke Samarinda dan Balikpapan. Kan sementara bakal banyak orang yang tinggal di Samarinda atau Balikpapan. Mestinya soal penanganan banjir ini sudah dari sekarang," kata Alamsyah.

"Memang, Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim sudah tangani banjir misal dengan mengeruk sungai dan perbaikan drainase. Tapi tetap pusat harus turun tangan. Kalau tidak, berat (dari sisi anggaran) untuk kelayakan sebagai kota penyangga," sebut Alamsyah. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel