Hujan Lebat Bikin Mobil Hanyut di Jeddah, Jalan Menuju Makkah Putus dan 2 Orang Tewas

Merdeka.com - Merdeka.com - Setidaknya dua orang meninggal setelah hujan lebat melanda Kota Jeddah, Arab Saudi kemarin. Hujan lebat itu bahkan membuat penerbangan terhambat dan memaksa penutupan sekolah-sekolah.

Warga kota pun diminta pemerintah setempat untuk tetap berada di rumah.

"Dua kematian telah dicatat sejauh ini, dan kami meminta semua orang untuk tidak keluar kecuali jika diperlukan," tulis pemerintah daerah Makkah di halaman Twitter-nya, dikutip dari Al Arabiya, Jumat (25/11). Daerah Makkah mencakup Ibu Kota Jeddah yang berpenduduk empat juta jiwa. Sementara Makkah menjadi lokasi di mana jutaan orang tiap tahunnya melakukan ibadah haji dan umrah.

Hujan lebat sempat menyebabkan jalanan yang menghubungkan dua kota besar itu terputus kemarin hingga akhirnya pemerintah kembali membuka jalan itu setelah hujan berhenti.

Meski mengalami hujan lebat, namun para jemaah tetap melaksanakan ibadah mereka mengitari Ka'bah di dalam Masjidil Haram seperti yang dilaporkan kantor berita pemerintah Al-Ekhbariya.

Untuk memastikan keamanan penumpang pesawat,Bandara Internasional King Abdulaziz menunda beberapa penerbangan. Pihak bandara juga meminta agar para penumpang menghubungi operator bandara untuk jadwal terbaru.

Berbagai foto dan video yang menunjukkan hujan lebat menyebabkan lalu lintas terhenti dan berbagai kendaraan terendam juga tersebar di media sosial. Saksikan videonya di bawah ini:

Badan pers resmi Arab Saudi juga melaporkan penutupan sekolah-sekolah karena hujan diperkirakan akan tetap berlanjut sepanjang hari. Sekolah-sekolah di Kota Rabigh dan Khulais juga telah ditutup demi memastikan keselamatan seluruh murid.

Sebelumnya hujan badai musim dingin dan banjir hampir setiap tahun terjadi di Kota Jeddah. Bahkan pada 2009, sebanyak 123 orang tewas karena bencana itu. Dua tahun kemudian, sejumlah 10 orang tewas kembali karena bencana yang sama.

Berikut cuplikan video saat mobil-mobil hanyut:

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]