Hukuman Mati Bagi Koruptor Tetap Diberlakukan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Klausul mengenai hukuman mati di Revisi Undang-undang Tindak Pidana Korupsi(Tipikor) dipastikan akan tetap ada. Namun, tidak semua kasus diberlakukan hukuman mati.

"Hukuman mati tetap diberlakukan, tapi yang dihapuskan juga ada. Nggak semua koruptor dihukum mati, masa orang korupsi sedikit, dihukum mati," ujar Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/7/2011).

Menurut Patrialis, aturan mengenai hukuman mati akan masuk ke Sekretaris Negara pada bulan Agustus depan.

"Urusan negara ini ada segunung. Bulan depan kita masukin,"jelas Patrialis.

Politisi PAN ini menambahkan, pihaknya juga enggan bersikap terburu-buru membahas revisi Undang-undang tersebut.

"Kalau pembahasannya itu lihat waktu. Ndak usah buru-buru tenang saja. Pokoknya jadi," pungkasnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.