Hulkenberg Sebut Negosiasi soal Masa Depannya Berjalan Lambat

Jonathan Noble
·Bacaan 2 menit

Pembalap kelahiran Emmerich, Jerman, 33 tahun lalu, tersebut difavoritkan menjadi pembalap Tim Red Bull Racing musim depan jika Alex Albon tidak mampu meningkatkan performanya di tiga lomba terakhir F1 musim ini.

Pesaing Hulkenberg untuk mendapatkan posisi di Red Bull juga tidak enteng. Adalah pembalap Tim BWT Racing Point, Sergio Perez, yang selalu mendapatkan poin saat turun musim ini (dua kali absen karena terjangkit Covid-19). Perez kini ada di peringkat keempat klasemen pembalap.

Saat bicara di Servus TV milik Red Bull, Hulkenberg bercanda dengan menyebut satu-satunya yang ia tanda tangani belum lama ini tak lain kontrak baru yang sudah digadaikan.

“Tentu saja saya ingin kembali (ke F1) di masa depan. Tetapi, belum ada kabar lanjutan soal ini. Saat ini, semua berlangsung sangat, sangat senyap,” ujar pembalap yang musim ini menggantikan sempat Perez di GP 70th Anniversary dan rekan setimnya, Lance Stroll, di GP Eiffel karena keduanya terpapar Covid-19 itu.

“Kabar soal (kontrak) saya memang agak meredup. Saya yakin akan ada waktu yang tepat untuk keputusan terakhir yang benar-benar jelas.”

Baca Juga:

Button: Alonso Lebih Baik sebagai Rekan Setim Hamilton Enggan Dianugerahi Gelar Kesatria Bos McLaren Ungkap Alasan Ferrari Merekrut Sainz

Hulkenberg masuk radar Red Bull menyusul performa impresifnya dalam dua lomba musim ini. Ia mampu finis di posisi ketujuh di GP 70th Anniversary dan kedelapan di GP Eiffel.

Dengan 10 poin, Hulkenberg mampu berada di posisi ke-15 klasemen sementara. Ia mampu mengungguli para pembalap reguler seperti duet Tim Alfa Romeo Racing, Kimi Raikkonen dan Antonio Giovinazzi, Kevin Magnussen (Haas), dan duo Tim Williams Racing, Nicholas Latifi dan George Russel.

Hulkenberg mengaku sudah dihubungi sejumlah tim. Namun, ia menyebut semua proses berjalan sangat lambat.

“Mereka sudah memiliki semua data soal saya. Termasuk seperti apa performa saya di dua lomba musim ini,” tuturnya. “Tapi, saya akan rileks. Biarkan kontrak itu datang ke saya karena saya tidak memiliki wewenang untuk membuat keputusan.”

Red Bull pernah menyebut semua kursi pembalap untuk F1 2021 sudah penuh. Padahal, Haas belum mengumumkan komposisi pembalapnya. Sepertinya, semua masih menunggu apakah Red Bull bakal mempertahankan Albon atau tidak.

Hulkenberg sendiri menyebut tetap mempersiapkan diri untuk tetap fit agar siap setiap saat jika panggilan tiba.

Hulkenberg melakukan debut di F1 pada 2010 bersama Williams. Ia lalu bergabung dengan Force India pada 2011, 2012, dan 2014-2016 untuk kemudian pindah ke Renault pada 2017-2019. Hulkenberg juga sempat satu musim memperkuat Tim Sauber F1 pada 2013.