Humaniora kemarin, manfaat JHT hingga proses menuju endemi

Sejumlah berita humaniora Jumat (29/4) kemarin masih menarik untuk disimak, mulai dari aturan baru terkait Jaminan Hari Tua (JHT) hingga Indonesia bisa berproses menuju endemi apabila kasus COVID-19 terkendali usai pelaksanaan mudik.



Berikut berita selengkapnya:



Menaker: Pekerja miliki opsi pengambilan manfaat dengan aturan JHT



Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan dengan diterbitkannya aturan baru terkait Jaminan Hari Tua (JHT) maka pekerja memiliki opsi mengambil manfaat ketika mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) atau meneruskan program tersebut sampai usia pensiun.



Berita selengkapnya di sini



Penerima dosis penguat capai 37,45 juta jiwa penduduk Indonesia



Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan jumlah warga Indonesia yang telah menerima dosis ketiga atau penguat mencapai 37,45 juta jiwa hingga Kamis, pukul 12.00 WIB.



Berita selengkapnya di sini



Kepala BNPB: Akhir April cuaca ekstrem dominasi sebagian Indonesia



Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyebut pada akhir April 2022, kejadian cuaca ekstrem akan mendominasi sebagian wilayah Indonesia.



Berita selengkapnya di sini



ASDP tambah kapal antisipasi puncak arus mudik



PT ASDP Indonesia Ferry menambah jumlah kapal tujuan Pelabuhan Merak-Bakauheni dari 29 menjadi 40 unit untuk mengantisipasi puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada Jumat (29/4) dan Sabtu (30/4).



Berita selengkapnya di sini



Menko PMK: Jika mudik sukses kita bisa menuju endemi



Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan bahwa Indonesia bisa berproses menuju era endemi COVID-19 apabila pelaksanaan mudik lebaran hingga kembalinya ke Ibu Kota bisa terselenggara dengan sukses.



Berita selengkapnya di sini



Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel