HUT ke-50 Korpri, Jokowi: Tetap Jadi Abdi Negara yang Tangguh dan Inovatif

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengucapkan selamat ulang tahun ke-50 untuk Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Hal ini disampaikan Jokowi melalui akun instagramnya @jokowi, Senin (29/11/2021).

"Selamat ulang tahun ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia," ucap Jokowi.

Dia menyampaikan terima kasih kepada para abdi negara yang telah setengah abad melayani bangsa Indonesia. Jokowi mendorong para abdi negara terus tangguh, profesional, dan inovatif untuk Indonesia Maju.

"Terima kasih untuk setengah abad pelayanan kepada bangsa. Tetaplah menjadi abdi negara yang tangguh, profesional, dan inovatif untuk Indonesia Maju," jelas Jokowi.

Percepat reformasi birokrasi dan struktural

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berfoto bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS seusai membuka Rapat Kerja Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) 2019 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (26/2). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berfoto bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS seusai membuka Rapat Kerja Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) 2019 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (26/2). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada HUT ke-49 Korpri tahun lalu, Jokowi menegaskan pemerintah harus terus mempercepat reformasi birokrasi dan struktural. Dengan begitu, aparat birokrasi dapat bekerja dengan cepat tanpa prosedur yang berbelit-belit di masa pandemi Covid-19.

"Reformasi struktural sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi, regulasi yang rumit dan menghambat kreativitas kerja harus dipangkas dan disederhanakan," ujar Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara HUT ke-49 Korps Pegawai RI (Korpri) secara virtual, Minggu 29 November 2020.

Jokowi menilai pandemi Covid-19 ini merupakan momentum tepat untuk mengubah cara-cara kerja yang normal menjadi luar biasa. Dia mengatakan pandemi Covid-19 membuat sebagian besar birokrat harus bekerja dari rumah.

Kondisi ini dinilai mempercepat transformasi digital, menjadikan aparat birokrasi lebih adaptif dan lebih terampil. Selain itu, birokrat juga dapat memanfaatkan teknologi dengan mengedepankan inovasi dan kreatifitas.

Jokowi ingin agar kelembagaan pemerintahan yang gemuk, tumpang tindih dan tidak efisien segera diintegrasikan melalui reformasi struktural. Selain itu, dia meminta jenjang eselonisasi yang panjang dipangkas sehingga mempercepat proses pengambilan keputusan.

"SOP yang panjang dan kaku harus diringkas dan fleksibel dan berorientasi pada hasil," ucap dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel