HUT PDIP, Eri Cahyadi: Kader Partai Jangan Hanya Berteori, Tapi Praktik Bantu Rakyat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengikuti rangkaian ulang tahun PDIP dan menyimak pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri secara virtual di kantor PDIP Surabaya, Senin (10/1/2022).

"Kader PDI Perjuangan tidak boleh hanya berteori saja, tetapi bergerak dalam praktik nyata membantu rakyat,” tuturnya usai acara, Senin (10/1/2022).

Eri menyampaikan, yang dimaksud praktik adalah membantu secara langsung warga yang kesulitan, siswa yang sulit mengakses pendidikan, balita stunting hingga pelaku UMKM.

"Kawal, bantu dan dampingi semuanya, ada warga, siswa, balita stunting dan UMKM. Kolaborasikan semuanya, kita saling bantu-membantu demi kemaslahatan umat,” katanya.

Mengutip akun Instagram pribadinya, @ericahyadi. Dia berkisah tentang sekolah partai yang digelar PDI Perjuangan dan dia lakoni saat dicalonkan sebagai calon wali kota Surabaya pada 2020 lalu.

Beberapa momen diunggah Eri dalam rangka menyambut ulang tahun PDI Perjuangan yang ke-49.

“Sejak awal mendapat amanah berikhtiar maju sebagai calon wali kota, kami mendapat penggodokan serius. Mengikuti sekolah calon kepala daerah yang digelar DPP PDI Perjuangan, dengan materi mendalam tentang ideologi bangsa, praktik inovasi kebijakan publik, anti intoleransi, dan sebagainya,” tulis Eri Cahyadi.

Dari sekolah partai itulah, Eri Cahyadi mengaku terinspirasi untuk menjalankan berbagai program kerakyatan di Kota Surabaya.

“Tentunya berbagai program yang kemudian kami geber, seperti pendidikan-kesehatan gratis, beasiswa, seragam-sepatu gratis untuk pelajar, distribusi makanan gratis untuk warga miskin, kerja menuju zero stunting," ucapnya.

Ucapkan Selamat

Dia pun menuliskan ucapan selamat ulang tahun untuk partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri tersebut.

“Selamat ulang tahun, PDI Perjuangan yang ke-49! Bangunlah Jiwa dan Badannya untuk Indonesia Raya!” tulis Eri Cahyadi.

Eri memungkasi unggahan media sosialnya dengan menulis deretan kalimat berima. “Pidato Bung Karno begitu membahana. “Indonesia Menggugat” imperialisme yang merajalela. Ibu Mega dan PDI Perjuangan selalu bekerja. Siapa lagi kalau bukan untuk Indonesia Raya,” tulisnya.

Dalam unggahan media sosialnya, Eri juga memasang foto ketika dia mengikuti sekolah partai yang digelar PDIP, ziarah ke makam Bung Karno, dan koordinasi dengan DPC PDIP Surabaya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel