Hutama Karya kebut pemeliharaan JTTS jelang Natal dan Tahun Baru

PT Hutama Karya (Persero) sebagai pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengguna jalan tol, salah satunya dengan pemeliharaan rutin yang dilakukan.

Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro dalam keterangan resmi yang diterima di Bandarlampung, Kamis, mengatakan bahwa saat ini Hutama Karya sedang mempercepat pemeliharaan yang dilakukan demi memperlancar arus Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

"Saat ini kami masih melanjutkan pemeliharaan yang dilakukan, khususnya di Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (Terpeka) yang sedang dilakukan pemeliharaan khusus dengan menggunakan sistem pile slab di Jembatan Sodong dan Tedongram," tutur Koentjoro.

Koentjoro juga menyampaikan bahwa progres pemeliharaan yang dilakukan di ruas Terpeka pun terbilang cukup signifikan.

"Saat ini untuk progres pemeliharaan Jembatan Sodong di KM 252+500 hingga KM 254+200 sudah mencapai 76 persen dan untuk Jembatan Tedongram di KM 248+500 hingga KM 249+600 telah mencapai 56 persen," jelasnya.

Sementara, lanjutnya, untuk pemeliharaan rutin lainnya, seperti pekerjaan perbaikan di lokasi-lokasi flexible pavement diantara KM 140 sampai dengan KM 330 telah mencapai 47 persen dan pekerjaan rekonstruksi beton rigid di lokasi-lokasi rigid pavement diantara KM 140 sampai dengan KM 330 telah mencapai 90 persen," tambahnya.

Dalam masa pemeliharaan tersebut, Hutama Karya tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan dengan memasang rambu-rambu sesuai prosedur.

Rambu-rambu mulai dipasang 1,1 km dari awal pengalihan lajur sebelum titik pemeliharaan agar pengguna jalan yang melintas lebih waspada dan aman.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pemeliharaan jalan dan mengimbau kepada pengguna jalan yang melintas untuk dapat mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang dan untuk selalu berhati-hati khususnya saat melewati titik-titik pengerjaan serta menghubungi call centre tol kami di 0813-2900-0020 jika mengalami kendala yang tidak diinginkan," tutup Koentjoro.

Baca juga: Hutama Karya fokus rampungkan Tol Trans Sumatera Tahap I di 2023-2024
Baca juga: Hutama Karya siap dukung penerapan teknologi MLFF di jalan tol
Baca juga: Hutama Karya dipercaya pemerintah garap proyek baru KSPN Danau Toba