Hutama Karya Siap Garap MRT

  • Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Merdeka.com
    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyiapkan sanksi untuk Direktur Utama PLN Nur Pramudji dan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dalam masalah pemanfaatan panas bumi menjadi sumber energi listrik. Menurut Dahlan, energi panas bumi atau geotermal selama ini tidak dimanfaatkan karena ada ketidakcocokan harga antara PLN dan Pertamina. …

  • Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Studentpreneur
    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Bayangkan betapa bahagianya kalau Anda berhasil membuat puluhan juta orang tertawa, namun juga mendapatkan uang sampai puluhan milliar rupiah? Ray Chan, anak muda dari Hong Kong berhasil mewujudkannya dengan menciptakan situs komedi populer 9GAG. Tanyalah pada anak muda yang berusia di bawah 30 tahun, kebanyakan dari mereka adalah pengunjung setia 9GAG. Bahkan, saking populernya di Indonesia, sampai ada situs-situs lokal yang berusaha menjadi 9GAG-nya Indonesia. Saat ini, 9GAG dikunjungi oleh …

  • Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Tempo
    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun memiliki pasokan bahan baku kertas yang besar, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal ekspor produk cetakan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jimmy Junianto mengatakan saat ini nilai ekspor barang cetakan Indonesia baru mencapai US$ 226 juta, hanya seperenam dari nilai ekspor produk cetakan Singapura yang sebesar US$ 1,5 miliar. …

TEMPO.CO , Jakarta:  Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Tri Widjajanto mengatakan perusahaannya siap membangun proyek transportasi publik (mass rapid transit/MRT). Proyek tersebut merupakan salah satu dari beberapa proyek infrastruktur besar yang akan digarap Hutama Karya.

»Insya Allah, kami akan menggarap proyek MRT rute Dukuh Atas-Hotel Indonesia (jalur bawah tanah),” kata Tri seusai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Hutama Karya dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk di Jakarta kemarin.

Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Ary Widiantoro, menambahkan, pembangunan MRT membutuhkan biaya Rp 1,5 triliun. Masalah pendanaan saat ini tengah dibahas bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan komposisi pembiayaan 30 persen Hutama dan sisanya PT SMI.

Pemerintah Kota Provinsi DKI Jakarta dan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta telah menetapkan nomine, yakni dua calon konsorsium yang akan mengerjakan pembangunan jalur terowongan bawah tanah. Keduanya disaring dari lima konsorsium yang dinyatakan lolos prakualifikasi.

Kedua calon konsorsium tersebut adalah Obayashi-Wijaya Karya dan Sumitomo-Hutama Karya. Proyek jalur bawah tanah mencakup tiga paket, dan diperkirakan menelan biaya Rp 4-4,5 triliun. Pada 11 Oktober mendatang rencananya pemenang tender akan diumumkan.

Hutama Karya mendapatkan fasilitas kredit senilai Rp 3,95 triliun dari BNI. Fasilitas kredit ini terbagi dua, yakni pinjaman tunai untuk kredit modal kerja Rp 500 miliar dan pinjaman nontunai Rp 3,45 triliun. Tri mengatakan, fasilitas tersebut nantinya untuk tambahan modal kerja dalam pencapaian target kinerja perusahaan pada 2012 dan 2013.

»Fasilitas pinjaman ini juga akan digunakan untuk membiayai jalan tol lintas Sumatera, kereta listrik intermoda, serta membangun dermaga Belawan dan Kuala Tanjung bekerja sama dengan Pelindo I,” Tri mengatakan.

Direktur Utama BNI Gatot Suwondo mengatakan, kredit ini dapat digunakan oleh Hutama Karya untuk memenuhi kebutuhan modal kerja, mendapatkan garansi bank, hingga penerbitan letter of credit (LC) guna mendukung pelaksanaan proyek-proyek tahun ini. "Ini penting karena nilai proyek Hutama Karya yang perlu didanai mencapai Rp 13,021 triliun."

Sampai saat ini, Hutama Karya telah memperoleh proyek senilai Rp 10,4 triliun. Beberapa proyek baru yang sedang dikerjakan antara lain duplikasi Jembatan Air Musi II Palembang, jalan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa Bali, jalan tol Mojokerto-Kertosono tahap I dan II, Mal Saint Moritz, Alila Villas Bintan, serta EPC Dermaga Petrokimia.

ANANDA PUTRI

Berita Terpopuler Lainnya

IPO BUMN Sering Terganjal di DPR  

Huawei dan ZTE Dituding Ancam Keamanan AS  

Izin 5 Maskapai Penerbangan Terancam Dicabut 

DPR Curiga Mafia Kurator di Balik Pailit Telkomsel

Pabrikan Jepang Pangkas Produksi di Cina 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...