Ibas Prihatin COVID-19 di Indonesia Belum Ada Tanda-tanda Berakhir

·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono merasa prihatin dengan kondisi saat ini dimana kasus COVID-19 masih sangat tinggi dan menyebabkan banyak rakyat meninggal dunia. Sosok yang akrab disapa Ibas ini, menilai mencegah COVID-19 sebisa mungkin adalah salah satu langkah yang wajib dilakukan saat ini.

"Prihatin, pandemi COVID-19 masih ada di Indonesia dan hingga hari ini belum ada tanda-tanda akan berakhir. Bahkan, satu bulan terakhir ini justru semakin banyak yang terpapar. Sedih, setiap hari kita dengan sirine ambulans, kabar duka cita dari keluarga, sahabat, dan rakyat yang dipanggil Yang Maha Kuasa. Ma sya Allah," kata Ibas kepada wartawan, Rabu 28 Juli 2021.

Menurut Ibas COVID-19 bisa dicegah dengan sejumlah langkah seperti menerapkan protokol kesehatan, memastikan asupan gizi terpenuhi, serta tambahan vitamin yang cukup. Namun, bagi masyarakat di berbagai wilayah, suplemen atau vitamin merupakan barang langka dan bila ada, harganya tidak terjangkau rakyat kecil.

Untuk itu, Ibas tergerak menyalurkan 3.700 paket berisi multivitamin dan sejumlah alat protokol kesehatan seperti masker, hand sanitizer, serta hazmat di Ponorogo. Sejumlah bantuan ini akan didistribusikan untuk masyarakat di dapil VII Jawa Timur. Ibas juga mengatakan, meski Pandemi COVID-19 belum kunjung reda, rakyat tetap harus optimis.

"Alhamdulillah, dalam kondisi ini kita masih diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan. Ini adalah hal yang mahal harganya. Meski kita tahu COVID-19 penyakit yang bisa disembuhkan, tapi tetap dapat mengancam nyawa. Nyawa sangat penting dan berharga. Oleh karenanya, mari kita tetap jaga imun, makan teratur, berolahraga, istirahat yang cukup, dan penuhi kebutuhan D3 dengan sinar matahari," kata Ibas.

Melalui Satgas EBY yang merupakan bentuk kerja sama dan produktivitas dalam membantu sesama, Ibas berkomitmen terus membantu rakyat yang berada dalam kesulitan. Ibas meminta agar masyarakat dapat saling membantu satu sama lain.

"Yang sakit berikan obat dan vitamin. Yang OTG diberitahukan untuk isoman. Yang sakit serius dibantu ke RSUD. Masyarakat diingatkan untuk tinggal di rumah dan patuhi aturan pemerintah. Yang sulit ekonominya didata, diperjuangkan, dan dibantu kehidupannya. Dokter, nakes, dan relawan didengarkan aspirasinya dan diperjuangkan. Kalau mereka kesulitan dibantu. Itulah Satgas EBY sejati,” kata Ibas.

Ibas kembali mengingatkan agar masyarakat patuh protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan air secukupnya, menjaga jarak dalam kerumunan, serta taati peraturan yang berlaku. "Saya wakil rakyat, wakilnya mereka juga. Sakitnya mereka, sakitnya saya. Sulitnya mereka, sulitnya saya. Lelahnya mereka, lelahnya saya juga, jangan lupa berdoa agar COVID-19 segera berakhir dan kita bisa kembali hidup normal," ujarnya.

Baca juga: Ibas Komentar Kondisi Nakes, Kali Ini Kutip Ayat Alquran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel