IBL 2021 Bakal Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Indonesia Basketball League (IBL) 2021 dijadwalkan berlangsung pada 15 Januari 2021. Operator kompetisi elite basket Indonesia sudah menyiapkan protokol kesehatan yang ketat karena jalannya ajang ini masih di tengah situasi pandemi COVID-19.

Menggunakan bubble system, di mana semua pertandingan digelar dalam satu lokasi, IBL 2021 mensyaratkan semua tim melakukan tes terlebih dulu. Setelah masuk ke lokasi pengumpulan, mereka tidak boleh sembarangan keluar.

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah menjelaskan juga skema yang bakal dilakukan jika di tengah kompetisi ditemukan kasus positif COVID-19. Perihal ini sudah masuk dalam pembahasan mereka bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Kebetulan hari Rabu kemarin kami meeting dengan Pemprov DKI. Ketika nanti berjalan kami ada ditemukan kasus di dalam. Pertama kita akan tunda dulu pertandingan," ujar Junas kepada wartawan, Sabtu 28 November 2020.

"Kita sudah punya sistem investigasi dan tracing untuk di sana. Dalam masa tiga hari kami harus lakukan cek ulang kepada semua orang yang ada di lokasi. Kami didampingi oleh Dinas Kesehatan DKI dan dokter privat," imbuhnya.

Nantinya perwakilan Dinas Kesehatan DKI dan dokter privat yang akan menentukan apakah kompetisi bisa dilanjutkan kembali. Yang pasti untuk memastikan semuanya aman, penundaan akan lebih dulu dilakukan.

Tak cuma itu, IBL juga sudah menyiapkan ruangan khusus untuk isolasi mandiri ketika terjadi kasus positif COVID-19. Mereka punya tujuh kamar hotel dalam satu lantai yang difungsikan sebagai ruang isolasi.

"Semua urutannya sudah kami siapkan. Misalnya ada tujuh kamar khusus untuk jadi ruang isolasi. Rumah sakit rujukan juga sudah kita siapkan," tutur Junas.